Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN KEGIATAN PARENTING GERNAS BAKU: PENGENALAN LITERASI SEJAK DINI DI PAUD IT BISMILLAH Eka Syafitri, Siska; Saputra, Nizar; Widia Oktari, Senny; Cahya, Sovia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i10.%p

Abstract

Pendampingan kegiatan parenting GERNAS BAKU memiliki tujuan agar mengenal literasi sejak dini dan meningkatkan kesadaran orang tua dalam peran aktif bagi anak untuk me numbuhkan literasi sejak dini. Kegiatan ini diadakan di PAUD IT Bismillah pada hari sabtu, 17 Mei 2025. Banyak orang mengabaikan literasi, meskipun itu tidak lagi relevan.  Dalam dunia pendidikan, literasi adalah hal yang sangat penting.  Dengan kegiatan ini, para orang tua diajak untuk memahami betapa pentingnya bagi anak-anak untuk belajar membaca sejak dini dan bagaimana membacakan buku di rumah bermanfaat.  Selain itu, mereka diajarkan bagaimana membuat cerita yang seru dan mudah dipahami oleh anak-anak.  Aktivitas ini dilakukan dalam tiga fase: mendengarkan penjelasan tentang materi, melakukan tanya jawab, dan membacakan cerita kepada anak secara langsung. Dari hasil kegiatan terlihat bahwa saat orang tua ikut terlibat secara aktif, suasana belajar jadi lebih menyenangkan dan hubungan antara anak dan orang tua pun jadi lebih dekat.
PENDAMPINGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN PROJEK P5 DI PAUD IT BISMILLAH KOTA LANGSA Eka Syafitri, Siska; Ramadhani, Dini; Saputra, Nizar; Arif Sanjaya, Muhammad; Purwati, Purwati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1396-1401

Abstract

Pendampingan kegiatan ini bertujuan untuk membantu salah satu siswa di Kota Langsa dengan melakukan kegiatan pembelajaran berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Rangkaian kegiatan ini akan membantu siswa untuk meningkatkan karakter yang ingin dicapai dalam kurikulum merdeka. Pelaksanaan kegiatan ini diadakan di PAUD IT Bismillah Kota Langsa. PAUD IT Bismillah adalah salah satu sekolah penggerak angkatan ke-3 yang bertempat di daerah pinggiran kota tersebut. Salah satu masalah yang ditemukan di lokasi PAUD tersebut adalah masalah sampah sehingga para siswa diajak untuk membantu memecahkan masalah dimulai dari lingkungan terdekat yang dilihat siswa usia dini tersebut. Pembelajaran kegiatan ini membantu siswa untuk memecahkan permasalahan melalui P5. Kegiatan pendampingan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu Identifikasi tempat, pengolahan sampah, dan pameran hasil karya. Hasil dari pengabdian ini dapat meningkatkan kesadaran dan antusiasme para siswa terhadap lingkungan dimulai dari hal kecil dan sejak usia dini khususnya dalam menjaga kebersihan.
IMPLEMENTASI PROGRAM TRAUMA HEALING MELALUI PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK ANAK USIA DINI PENYINTAS BANJIR DI ACEH TAMIANG Eka Syafitri, Siska; Aqis Sakinah, Syarifah; Suratna, Maulida; Cahya, Sovia; Ananda Rizal, Naura
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.%p

Abstract

Bencana banjir yang melanda Aceh Tamiang pada November 2025 telah menimbulkan dampak psikologis yang signifikan bagi anak usia dini, termasuk rasa takut, kecemasan, dan hilangnya rasa aman. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan program trauma healing melalui pendidikan nonformal bagi anak PAUD di Desa Lhok Medang Ara. Metode yang digunakan meliputi teknik bercerita, teknik partisipatif, dan teknik bermain (play therapy). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang interaktif dan menyenangkan mampu menarik antusiasme tinggi dari peserta. Anak-anak yang awalnya pasif menunjukkan perubahan perilaku menjadi lebih ceria dan berani berinteraksi. Program ini terbukti efektif sebagai ruang pemulihan emosional, membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka, serta menumbuhkan kembali rasa aman pascabencana. Keterlibatan aktif guru dan masyarakat setempat turut mendukung keberhasilan proses pemulihan psikososial ini