Dwi Santi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Metode Bercerita untuk Meningkatkan Pemahaman Akidah Siswa Kelas Rendah (Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri 014 Teluk Piyai Pesisir) Dwi Santi
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode bercerita dalam meningkatkan pemahaman akidah siswa kelas rendah di SDN 014 Teluk Piyai Pesisir, Kabupaten Rokan Hilir. Pemahaman akidah yang kuat merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter religius siswa. Namun, penyampaian materi akidah yang seringkali bersifat abstrak menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari 3 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 10 siswa kelas 1-3. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi di kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita berperan signifikan dalam membuat materi akidah lebih konkret dan menarik bagi siswa. Melalui cerita-cerita tentang para nabi, teladan tokoh-tokoh saleh, dan kisah-kisah Islami, siswa mampu memahami konsep akidah secara lebih mudah. Meskipun efektif, ditemukan pula beberapa tantangan seperti ketersediaan referensi cerita yang relevan dan keterampilan guru dalam bercerita. Temuan ini menegaskan bahwa metode bercerita adalah strategi pedagogis yang powerful untuk pendidikan agama di tingkat dasar. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru dan pihak sekolah untuk mengintegrasikan metode ini secara lebih sistematis dalam kurikulum PAI.
Strategi Adaptif Pengawas Sekolah dalam Melaksanakan Supervisi pada Masa Transisi Kurikulum Amri Firmansyah Depari; Dwi Santi; Teti Manurung; Fitriani, Fitriani; Ani Marsiah; Zulaiha, Zulaiha; Widya Wati; Nurma Hidayah
Jurnal Kepengawasan, Supervisi dan Manajerial (JKSM) Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jksm.v3i3.757

Abstract

Masa transisi kurikulum, seperti pergeseran dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka, menuntut adaptasi signifikan dari semua komponen pendidikan, termasuk pengawas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan secara mendalam strategi adaptif pengawas sekolah dalam melaksanakan supervisi akademik dan manajerial pada kluster sekolah dasar di SDN 014 Teluk Piyai Pesisir, Kabupaten Rokan Hilir, selama masa transisi kurikulum. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif, penelitian ini berupaya menangkap pengalaman hidup *(lived experience) dan strategi riil yang diterapkan pengawas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dua pengawas kluster, empat kepala sekolah binaan, dan analisis dokumen pendukung (rencana pengawasan dan laporan hasil supervisi). Hasil penelitian mengidentifikasi tiga kategori utama strategi adaptif: (1) Transformasi Peran dari Inspektor menjadi Coach dan Fasilitator Perubahan, (2) Adaptasi Instrumen dan Fokus Supervisi, dan (3) Pemanfaatan Komunitas Belajar Profesional (KGP) sebagai Leverage Pembinaan. Pengawas beralih dari pemeriksaan kepatuhan administratif K-13 menjadi pendampingan filosofi dan konsep dasar Kurikulum Merdeka (seperti P5 dan Asesmen Diagnostik). Strategi ini menciptakan iklim coaching yang kolaboratif dan mempercepat diseminasi informasi dan implementasi kurikulum di tingkat sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan transisi kurikulum sangat bergantung pada fleksibilitas, kesiapan mental, dan kompetensi coaching pengawas sekolah.