Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Preferences in Choosing Thesis Topics and Advisors Sociology Students, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Riau Hidir, Achmad; Widodo, Teguh; Anggreta, Dian Kurnia; Armilus, Robi; Syafawani, Rufaidah
Tradition and Modernity of Humanity Vol. 5 No. 3 (2025): September
Publisher : TALENTA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/tmh.v5i3.22330

Abstract

One of the requirements for graduation is writing a thesis. Choosing the right topic and supervisor is crucial for producing high-quality research. This study analyzes the factors influencing students' choice of thesis topic and supervisor using a qualitative approach. The participants involved in this study consisted of 11 students from the 2022 cohort, without distinguishing gender and other social backgrounds, and were selected purposively, with the criterion of having completed a proposal seminar. The data collection process was conducted through semi-structured interviews that allowed participants to provide in-depth answers and explain their perspectives on the selection of thesis topics and supervisors. Data analysis used thematic analysis to identify patterns that emerged from the participants' responses. The results of this study found that the preferences for selecting thesis topics and supervisors among Sociology students at the Faculty of Social and Political Sciences, Riau University, were greatly influenced by various factors, including the relevance of social issues, the background of the supervisor, and a good supervisory approach. Students tend to choose topics that are trendy in line with current developments and want support from lecturers who have an emotional connection with students and are experienced in their chosen field.
Fenomena Curhat ke AI: Tinjauan Sosiologi Digital Terhadap Pergeseran Interaksi Sosial di Indonesia Syafawani, Rufaidah; Armilus, Robi; Anggreta, Dian Kurnia; Amin, Mochammad Lathif; Dzulqarnain, Muhammad Faizal
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32616

Abstract

Perkembangan artificial intelligence (AI) telah melahirkan bentuk baru interaksi sosial antara manusia dan mesin, salah satunya melalui curhat kepada chatbot seperti ChatGPT. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor pendorong, dampak jangka panjang, serta strategi penggunaan AI secara seimbang ditinjau dari perspektif sosiologi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap delapan informan pengguna ChatGPT di Indonesia, melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penggunaan AI sebagai teman curhat meliputi persepsi non-judgemental, validasi emosi, ketersediaan 24 jam, serta rasa aman terhadap privasi. Namun, ketergantungan berlebihan berpotensi memperlebar jarak sosial, memicu ketergantungan emosional, mengaburkan realitas relasi sosial, serta meningkatkan risiko kebocoran data. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan interaksi komunitas dan literasi digital agar pemanfaatan AI tidak menggantikan relasi sosial manusia.
Pengalaman Mahasiswa Dalam Membentuk Identitas Digital Melalui Roblox Dzulqarnain, Muhammad Faizal; Armilus, Robi; Anggreta, Dian Kurnia; Amin, Mochammad Lathif; Syafawani, Rufaidah
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32622

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman mahasiswa dalam membentuk identitas digital melalui platform immersive Roblox dengan menggunakan kerangka Teori Efek Proteus. Masalah penelitian berfokus pada bagaimana proses kustomisasi avatar mempengaruhi konstruksi identitas digital mahasiswa dan mekanisme transfer efek psikologis ke kehidupan nyata. Tujuan penelitian adalah mengungkap mekanisme psikologis konstruksi identitas digital, manifestasi Efek Proteus dalam perilaku dan persepsi diri, serta implikasi praktis bagi perkembangan identitas mahasiswa di era digital. Melalui pendekatan library research, studi ini menganalisis literatur akademis periode 2018-2024 untuk memahami fenomena tersebut secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kustomisasi avatar merupakan proses identity work yang kompleks, di mana mahasiswa memproyeksikan diri ideal melalui representasi visual yang selaras dengan diskrepansi antara actual self, ideal self, dan ought self. Efek Proteus beroperasi melalui mekanisme visual priming dan automatic behavior conformity, menciptakan pergeseran perilaku yang dapat terinternalisasi ke dalam konsep diri mahasiswa. Interaksi berbasis avatar terbukti mengurangi kecemasan sosial dan meningkatkan kepuasan pembelajaran dalam konteks synchronous online. Namun, sistem symbolic capital dalam platform menciptakan mekanisme symbolic violence yang mereproduksi hierarki sosial dan menormalisasi ketidaksetaraan. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pendekatan holistik dan refleksi kritis dalam memahami konstruksi identitas digital, dengan rekomendasi bagi institusi pendidikan untuk mengintegrasikan literasi digital kritis, praktisi psikologi untuk mengembangkan intervensi yang memfasilitasi perkembangan identitas sehat, dan desainer platform untuk merancang ekosistem yang lebih inklusif dan mendukung kesejahteraan pengguna muda.