Kania Meysachroh Prita Utamy
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Sertifikasi Halal dalam Mendorong Pertumbuhan Industri Kosmetik dan Farmasi Tiara Kania; Peni Apriliani; Kania Meysachroh Prita Utamy; Lina Marlina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i1.5952

Abstract

Industri kosmetik dan farmasi merupakan dua sektor strategis yang mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan halal. Sertifikasi halal memiliki peran penting dalam menjamin kehalalan, keamanan, dan kualitas produk sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sertifikasi halal dalam mendorong pertumbuhan industri kosmetik dan farmasi, baik dari aspek regulasi, kepercayaan konsumen, maupun daya saing perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur, jurnal, serta data empiris terkait perkembangan sertifikasi halal di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa sertifikasi halal memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui diferensiasi produk, perluasan pasar, serta peningkatan citra merek. Bagi konsumen, adanya label halal memberikan kepastian bahwa produk yang digunakan sesuai dengan prinsip syariah sekaligus aman untuk kesehatan. Di sisi lain, sertifikasi halal juga mendorong pelaku industri untuk menerapkan standar produksi yang lebih ketat, sehingga meningkatkan kualitas dan daya saing global. Namun, tantangan masih ditemui, seperti biaya sertifikasi, keterbatasan tenaga auditor halal, serta kurangnya sosialisasi kepada pelaku usaha kecil dan menengah. Kesimpulannya, sertifikasi halal tidak hanya menjadi instrumen keagamaan, tetapi juga strategi bisnis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan industri kosmetik dan farmasi. Dengan dukungan pemerintah, lembaga sertifikasi, dan kesadaran konsumen, sertifikasi halal diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.
Analisis Penerapan Akad Tijarah Lainnya dalam Asuransi Syariah di Pt. Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon Kaysa Hasnah Mumtaaza; Kania Meysachroh Prita Utamy; Peni Apriliani; Frea Puspita Damayanti; Joni; Raihani Fauziah
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.5951

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan akad tijarah dalam asuransi syariah di PT Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin Kota Cirebon yang menjadi instrumen keuangan penting berlandaskan prinsip syariah Islam. Akad tijarah, seperti akad mudharabah, wakalah bil ujrah, dan mudharabah musytarakah, diterapkan untuk pengelolaan dana peserta secara profesional dan transparan tanpa unsur riba, gharar, dan maisir. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan pengumpulan data kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi pada subjek penelitian di PT Al-Amin. Hasil penelitian menunjukkan penerapan akad tijarah yang sesuai prinsip syariah dengan pengelolaan dana yang adil dan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah yang disepakati. Selain itu, akad tabarru’ sebagai basis dana sosial untuk saling tolong menolong juga diimplementasikan dengan baik. Kesimpulannya, PT Asuransi Jiwa Syariah Al-Amin berhasil mengintegrasikan akad tijarah lainnya dalam produk asuransi syariah yang bukan hanya finansial komersial tetapi juga sarana sosial yang menegakkan nilai keadilan dan transparansi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan dan tata kelola yang baik untuk mempertahankan prinsip syariah dalam asuransi syariah.
Transformasi Crowdfunding Syariah Berbasis Fintech: Analisis Model Inklusif untuk UMKM, Regulasi OJK, dan Literasi Digital Meisya Lutfiah; Khadijah Khairatun Nisa; Aish Kinar Naqiya; Kania Meysachroh Prita Utamy; Frea Puspita Damayanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i4.7225

Abstract

Crowdfunding syariah berbasis fintech telah muncul sebagai solusi inovatif untuk mendukung inklusi keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, sejalan dengan prinsip syariah yang menekankan keadilan dan berbagi risiko. Penelitian ini menganalisis transformasi model crowdfunding syariah melalui pendekatan inklusif, dengan mengeksplorasi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta peran literasi digital dalam meningkatkan partisipasi UMKM. Menggunakan metode mixed-methods, data dikumpul dari analisis regulasi POJK Nomor 57/POJK.04/2020, survei terhadap 250 pelaku UMKM di Jawa Barat, dan wawancara dengan platform fintech syariah seperti Amartha dan Investree Syariah. Hasil menunjukkan bahwa model inklusif berbasis fintech syariah mampu meningkatkan akses pendanaan UMKM hingga 40%, didukung regulasi OJK yang adaptif terhadap teknologi. Namun, rendahnya literasi digital (hanya 35% UMKM melek digital) menjadi hambatan utama. Penelitian merekomendasikan penguatan edukasi digital dan harmonisasi regulasi untuk ekosistem berkelanjutan. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan fintech syariah yang inklusif, mendukung target SDGs 8 dan 9 di Indonesia.