Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Performance Analysis of Premium and Medium Rice Supply Chain of Bulog in Bogor Juliawan, Dwi; Syarief, Rizal; Findi, Muhammad
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 5 No. 1 (2025): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v5i1.2447

Abstract

This study aims to evaluate the performance of Bulog's rice supply chain in Bogor, focusing on two product categories: premium rice and medium rice under the SPHP program. The objective is to identify strengths and gaps in operational performance across key supply chain metrics and provide actionable insights for future improvement. A mixed-methods approach was used, combining qualitative interviews with supply chain stakeholders and quantitative analysis using the SCOR-AHP (Supply Chain Operations Reference – Analytical Hierarchy Process) framework. Performance indicators, such as Perfect Order Fulfillment (POF) and Upside Supply Chain Adaptability (USCA), were analyzed using benchmark comparisons and priority weight calculations. The overall performance of Bulog's rice supply chain in 2024 was rated very good. Premium rice achieved a performance score of 95.31%, while medium rice (SPHP) scored 86.61%. However, medium rice showed notable weaknesses in POF (72.5%) and USCA (46.67%), indicating challenges in order fulfillment precision and responsiveness to sudden demand increases. In contrast, premium rice performed better in these areas, with a POF of 96.55% and a USCA rating of 71.43%. The findings highlight areas for operational refinement, particularly in improving adaptability and delivery accuracy. These insights are valuable for supply chain practitioners and policymakers seeking to enhance national food distribution systems.
The Development Strategy of Micro-Retail Businesses at Rumah Pangan Kita (RPK) in Bogor Syarief, Rizal; Findi, Muhammad; Juliawan, Dwi
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 21 No. 1 (2026): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pengembangan usaha ritel mikro Rumah Pangan Kita (RPK) di Bogor. Alat analisis yang digunakan adalah matrik IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (External Factor Evaluation), matriks IE (Internal External) yang berguna untuk menganalisis posisi RPK dalam persaingan usaha, analisis SWOT dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix) yang merupakan hasil keputusan strategis berdasarkan faktor faktor sukses utama internal-eksternal. Jumlah sampel RPK yang digunakan sebanyak 70 dari total 84 RPK di Bogor berdasarkan rumus slovin. Identifikasi faktor internal di tingkat pengecer khususnya di RPK Bogor menunjukkan bahwa kekuatan utama adalah pasokan beras Bulog yang selalu ada dan teratur. Kelemahan utamanya adalah keharusan RPK untuk membeli beras Bulog secara tunai, kualitas kemasan produk yang kurang baik terutama pada bagian jahitan pada beras SPHP 5kg beras medium, dan keterbatasan modal.  Identifikasi faktor eksternal menemukan bahwa peluang utama adalah RPK selain menjual produk Bulog juga dapat menjual produk non Bulog untuk diversifikasi produk. Ancaman utama berasal dari persaingan yang tinggi dengan toko beras dan toko ritel modern. Berdasarkan matriks IE, RPK berada pada sel V, dengan strategi Hold and Maintain. Hasil analisis SWOT dan QSPM menyimpulkan bahwa RPK harus melakukan diversifikasi produk, hal ini berarti RPK tidak hanya menjual beras Bulog. Selain itu, RPK harus berkolaborasi dengan UMKM setempat dan memanfaatkan digitalisasi untuk memaksimalkan penjualan dan keuntungan