Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Energizer Kerang Dara, Kerang Hijau, dan Kerang Tiram terhadap Kekerasan Perkakas Potong HSS pada Proses Powder Nitriding Hendra Setyawan; Winda Sri Jaman; Muhammad Luthfi Sonjaya; Tito Alfarizi
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkakas potong dari High-Speed Steel (HSS) memiliki peran krusial dalam industri manufaktur, terutama dalam proses pemotongan dan pembentukan material. Kekerasan dan ketahanan aus dari perkakas potong sangat mempengaruhi efisiensi dan kualitas produksi. Proses nitriding adalah metode yang umum digunakan untuk meningkatkan sifat mekanik HSS, dengan tujuan meningkatkan kekerasan permukaan dan ketahanan aus melalui difusi nitrogen ke dalam material. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan bahan alami sebagai energizer dalam proses powder nitriding, khususnya cangkang kerang dara, kerang hijau, dan kerang tiram. Bahan-bahan ini kaya akan kalsium karbonat (CaCO3) dan mineral lain yang dapat memperkuat hasil nitriding. Sampel HSS tanpa perlakuan nitridasi memiliki kekerasan dasar 784,73 HVN, digunakan sebagai baseline untuk mengevaluasi efektivitas proses nitriding dengan energizer kerang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis kerang mampu meningkatkan kekerasan HSS, dengan cangkang kerang tiram memberikan peningkatan tertinggi hingga 71,6% (1346,47 HVN) pada suhu 600°C selama 3 jam. Kerang hijau menunjukkan stabilitas kekerasan yang baik di berbagai kondisi, sedangkan kerang dara mengalami penurunan kekerasan pada suhu tinggi, akibat over-diffusion nitrogen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan energizer cangkang kerang, terutama kerang tiram pada proses powder nitriding, dapat meningkatkan kekerasan HSS secara signifikan.
Implementasi Job Safety Analysis (JSA) untuk Meningkatkan Keselamatan Kerja dan Efisiensi Operasional dalam Pengolahan Limbah Sabut Kelapa di TPSA Bagendung, Kota Cilegon Tito Alfarizi; Ganjar Kurnia; Muhammad Luthfi Sonjaya
Majalah Teknik Industri Vol 32 No 2 (2024): Majalah Teknik Industri
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan Analisis Keselamatan Kerja (Job Safety Analysis, JSA) untuk meningkatkan keselamatan kerja dalam proses pengolahan limbah sabut kelapa pada fasilitas pengolahan sampah Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kota Cilegon. Limbah sabut kelapa yang melimpah memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah yakni bahan bakar pendamping batu bara atau co-firing yang dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dan studi dokumen, penelitian ini menganalisis peran JSA dalam mengidentifikasi bahaya, meningkatkan kesadaran situasional, dan mengoptimalkan efisiensi pengolahan limbah. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa penerapan JSA efektif dalam memitigasi risiko kerja, meningkatkan partisipasi pekerja, dan meningkatkan kesadaran tentang implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Studi ini merekomendasikan penerapan JSA secara konsisten untuk meningkatkan produktivitas dan meminimalkan risiko kecelakaan kerja dalam pengolahan limbah sabut kelapa di TPSA Bagendung.