Nor Islamy, Sulaiha
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Peramalan Indeks Harga Konsumen Menggunakan Moving Average Method dan Least Square Method Nor Islamy, Sulaiha; Anas, Zulviar; Faisol, Faisol; Muhammad, Sayyid
Journal of Economic and Business Vol 1 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/joebis.v1i1.48

Abstract

IHK merupakan angka yang menggambarkan perbandingan harga konsumen yang terjadi pada suatu periode waktu dengan periode waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan sekaligus mencari model yang terbaik untuk digunakan sebagai peramalan Indeks Harga Konsumen di Indonesia tahun 2020 – 2023. Data yang digunakan adalah data bulanan dengan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari Badan Pusat Statistika. Dari hasil penelitian ini didapatkan metode yang terbaik adalah metode Double Moving Average Method Dan Least Square karena metode ini memiliki kesamaan data yang mengalami trend baik trend naik maupun trend turun.
KAJIAN PERILAKU KETERGANTUNGAN PENERIMA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PERSPEKTIF QS. AN-NAHL AYAT 53-55 (STUDI DI DESA KRAMPON KECAMATAN TORJUN KABUPATEN SAMPANG) Nor Islamy, Sulaiha; Anas, Zulviar; Mahsun
Multifinance Vol. 1 No. 1 (2023): Multifinance
Publisher : PT. Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/mfc.v1i1.20

Abstract

Islam merupakan agama yang memperhatikan kesejahteraan umatnya, dalam mewujudkan kesejahteraan Islam telah menunjuk seorang pemimpin yang harus bertanggung jawab untuk kesejahteraan rakyatnya. Di Indonesia kewajiban pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan sudah dilaksanakan berdasarkan pasal 1 ayat (9) UU No.11 Tahun 2009. Dalam hal mengakses bantuan, salah satu perilaku yang kerap terjadi di masyarakat yaitu terlalu mengharapkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif naratif dengan menggabungkan field research dan library research. Dalam pengambilan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, serta pendekatan tafsir. Peneliti menemukan beberapa faktor penyebab terjadinya perilaku ketergantungan terhadap bantuan PKH diantaranya; menyatakan PKH merupakan bantuan dari negara, tidak mempunyai pekerjaan dan tidak berpenghasilan, tidak mau bekerja, sangat mengharapkan bantuan serta meminta dilebihkan nominal bantuan. Faktor tersebut merepresentasikan perilaku ketergantungan yang terdapat dalam surat an-Nahl ayat 53-55. Dalam penafsirannya, jika perilaku tersebut dilakukan secara terus menerus, akibat yang didapat bukan hanya terhadap individu tetapi juga kelompok. Dimana tujuan utama negara memberikan bantuan untuk mengentaskan kemiskinan akan bergeser arah, menghadapkan pada kekufuran yang sesungguhnya dan akan tetap berada lingkaran kemiskinan.
Analisis Multiplier Effect Investasi Dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Papua Barat Nor Islamy, Sulaiha; Faisol, Faisol; Jalil, Sartika Abdul
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rvt8bs91

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur besarnya koefisien angka pengganda (multiplier effect coefficient) investasi dan pengeluaran pemerintah dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Barat. Pengumpulan data menggunakan sumber data sekunder yang berasal dari data publikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Metode analisis menggunakan model persamaan Keseimbangan Perekonomian, yaitu Y = C + I + G dengan alat analisis Multiplier Effect Coefficient, yang terdiri dari multiplier multiplier investasi (kI) dan multiplier pengeluaran pemerintah (kG). Variabel yang diamati/diukur adalah tingkat PDRB, tingkat konsumsi rumah tangga masyarakat, total nilai investasi baik swasta dan pemerintah, serta besarnya pengeluaran pemerintah. Penelitian menunjukkan nilai multiplier effect Investasi (kI = -8,745) Makna dari angka pengganda  tersebut (-8,745) artinya adalah bahwa penurunan investasi  sebesar 1 satuan akan mempengaruhi/menyebabkan berkurangnya pendapatan sebesar Rp. 8.745. Nilai multiplier effect pengeluaran pemerintah ( kG = 7,953). Makna angka pengganda investasi dan pengeluaran pemerintah sebesar 7,953 artinya adalah bahwa kenaikan atau penambahan pengeluaran pemerintah sebesar Rp. 1 maka akan mempengaruhi/menyebabkan kenaikan pengeluaran agregat (Y = PDRB) sebesar Rp. 7.953.