Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ritus Malam Nujuh Likur Suku Serawai di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu Echa Shefty Herlyna; Vebbi Andra; Heny Friantary
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1991

Abstract

Tradisi memiliki peran penting dalam membentuk identitas sosial dan budaya suatu masyarakat. Ritus Malam Nujuh Likur pada masyarakat Suku Serawai di Desa Darat Sawah, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, merupakan salah satu praktik budaya religius yang masih dilestarikan dan memiliki makna multidimensional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna simbolik ritus Malam Nujuh Likur serta menjelaskan fungsi sosial dan religiusnya dalam konteks kehidupan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritus Malam Nujuh Likur mengandung simbol-simbol yang merepresentasikan kesederhanaan, keteguhan iman, kebersihan hati, kebersamaan, dan penghormatan. Fungsi utamanya meliputi penguatan nilai religius, peningkatan solidaritas sosial, serta pelestarian identitas budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik terhadap kajian antropologi budaya dan menjadi referensi praktis bagi strategi pelestarian tradisi berbasis masyarakat lokal di tengah tantangan modernisasi dan globalisasi.