Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sanggar Kreatif Kuda Lumping: Pemberdayaan Karang Taruna Desa Karangrejo Menuju Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal Lailiyah, Nur; Muarifin, Moch.; Pitoyo, Andri; Waryanti, Endang; Septiani, Devi Rahma; Apriliani, Nuriya Lutfi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2629

Abstract

Abstract: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Karang Taruna dalam memasarkan produk secara mandiri melalui platform digital dengan memanfaatkan kesenian kuda lumping sebagai basis pengembangan ekonomi kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: (1) sosialisasi dan pelatihan pengembangan produk kreatif berbasis kuda lumping, (2) pelatihan manajemen usaha mikro dan kewirausahaan, (3) pelatihan digital marketing dan penggunaan platform e-commerce, serta (4) pendampingan berkelanjutan dalam proses produksi dan pemasaran. Target luaran kegiatan adalah terbentuknya Sanggar Kreatif Kuda Lumping sebagai wadah produksi dan pemasaran, terciptanya minimal 2 jenis produk kreatif berbasis kuda lumping dan beroperasinya akun media sosial dan toko online yang dikelola secara mandiri oleh Karang Taruna. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kewirausahaan peserta. Rata-rata skor pre-test adalah 48,5 (dari skala 100), sedangkan rata-rata skor post-test meningkat menjadi 76,8, menunjukkan peningkatan sebesar 58,4%. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kewirausahaan pemuda desa, melestarikan budaya lokal melalui inovasi produk kreatif, serta membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karangrejo. Dengan penguasaan pemasaran digital, Karang Taruna akan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal secara mandiri dan berkelanjutan.
Ujaran Kebencian Terhadap Gus Ulil pada Debat Pertambangan Raja Ampat dalam Tiktok Rosi_KompasTV: Hate Speech Against Gus Ulil in the Raja Ampat Mining Debate on Tiktok Rosi_KompasTV Apriliani, Nuriya Lutfi; Puspitasari, Yeni; Lailiyah, Nur
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2026): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v10i1.3557

Abstract

This study aims to describe the forms of hate speech found in the comment section of the Rosi Kompas TV TikTok account, specifically on an uploaded video featuring a debate on mining activities in Raja Ampat directed at Gus Ulil Absor Abdalla, employing a forensic linguistic framework as the analytical lens. This study adopts a qualitative descriptive method, with primary data consisting of 55 user comments collected through documentation techniques. The analysis was conducted by examining linguistic aspects including diction, sentence structure, meaning, and utterance context, while cross-referencing the findings with legal regulations stipulated in the Electronic Information and Transactions Law (UU ITE). The results identified three categories of hate speech, namely insult (32 instances), defamation (13 instances), and ethnicity-, religion-, race-, and intergroup-based hate speech known as SARA (10 instances). Linguistically, these utterances were characterized by the use of pejorative lexicon, negative labeling of individual identity, degrading metaphors, and nonverbal symbols that reinforce the intent to attack. These findings affirm the critical role of forensic linguistic analysis in identifying and substantiating hate speech in the digital sphere as part of law enforcement efforts.