Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Public Speaking: Pembekalan Kompetensi Siswa-Siswi SMK Negeri 2 Kabupaten Tangerang Serius Zebua; Lianah The; Agus Kusnawan; Andy Andy; Eso Hernawan; Tri Angreni; Georgius Listen
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v4i2.5006

Abstract

This community service activity was carried out with the aim of improving the public speaking skills of students of SMK Negeri 2 Sepatan, Tangerang, especially the Department of Accounting and Institutional Finance. The background of this activity departs from the problem of low confidence and oral communication skills of students which has an impact on their limitations in conveying ideas, making presentations, and facing job interviews. The implementation method uses a socialization, simulation, and hands-on approach for three hours, focusing on mastering basic communication concepts, techniques for overcoming nervousness, and effective messaging strategies. Participants in the activity as many as 152 students showed active involvement throughout the training process. The results of the activity showed an increase in students' courage to speak in public, the ability to use clear intonation, and the preparation of a more coherent message structure. In addition, students also show higher motivation to develop communication skills as a provision to face the world of work. From the partner side, the school appreciates this activity because it supports the development of soft skills that are rarely given in the formal curriculum. Overall, this service activity has been proven to have a positive impact on both students and schools, and can be replicated in other educational institutions to strengthen the work readiness of the younger generation.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI DAN TEKNIK KONSELING Jeni Harianto; Serius Zebua
Abdi Dharma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v6i1.4405

Abstract

Kompetensi guru Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karier peserta didik secara komprehensif. Guru BK tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator layanan konseling, tetapi juga sebagai perancang program, pengelola administrasi layanan, serta pelaksana intervensi berbasis kebutuhan peserta didik. Namun demikian, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, khususnya dalam penyusunan administrasi layanan BK yang sistematis dan penerapan teknik konseling yang efektif sesuai karakteristik permasalahan siswa. Meskipun peran guru BK sangat strategis, pelatihan yang secara terintegrasi menguatkan kompetensi administratif dan teknik konseling secara sistematis masih terbatas, khususnya di lingkungan pendidikan Buddhis. Keterbatasan tersebut berdampak pada belum optimalnya kualitas layanan yang diberikan di sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru BK melalui pelatihan administrasi layanan dan penguatan keterampilan teknik konseling. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan melibatkan guru BK yang tergabung dalam Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia (BKPBI). Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang mengintegrasikan pemaparan materi, diskusi interaktif, studi kasus, praktik penyusunan dokumen administrasi, serta simulasi teknik konseling. Data dikumpulkan melalui observasi selama pelatihan, dokumentasi kegiatan, dan evaluasi umpan balik peserta untuk mengukur tingkat pemahaman serta kepuasan terhadap materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam penyusunan program BK tahunan, pengelolaan administrasi layanan, serta penerapan teknik konseling secara lebih terstruktur dan reflektif. Secara keseluruhan, pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan profesionalisme guru BK dan penguatan kualitas layanan konseling di lingkungan sekolah.