Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Kkn Fai Umkaba Melalui Workshop Pemulasaraan Jenazah Di Dusun Gading Kidul Kurnia, Rifka; Robieth, Ahmad; Faoz, Miftahul; Hadi, Syaiful
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.69

Abstract

Kematian merupakan kepastian bagi setiap manusia, sehingga keterampilan dalam pemulasaraan jenazah menjadi hal yang penting dikuasai oleh masyarakat. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pemulasaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemulasaraan jenazah melalui pelatihan yang bersifat teoritis dan praktis di dusun Gading Kidul, desa Purwogondo, kecamatan Boja, kabupaten Kendal. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta praktik bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fiqih kematian dan keterampilan teknis dalam memandikan, mengkafani, menyalatkan, serta menguburkan jenazah. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai bentuk implementasi pengabdian masyarakat sekaligus upaya pemberdayaan umat dalam menghadapi realitas kematian.
Dampak Pembelajaran Sirah Nabawiyah Terhadap Pembentukan Karakter Moral Siswa Di SMK Muhammadiyah 02 Boja Robieth, Ahmad; Hadi, Syaiful
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 1 No. 3 (2025): April: JURNAL ILMIAH MAHASISWA (NAAFI)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.152

Abstract

The impact of nabawiyah sirah learning on the formation of student moral character Character education is an important aspect in the education system that aims to shape students who have noble, disciplined, and responsible students. One effective method of instilling moral values is through learning Sirah Nabawiyah, namely the study of the life of the Prophet Muhammad which is full of exemplary. This study aims to analyze the impact of Nabawiyah Sirah Learning on the formation of student moral character, identify the values that can be internalized, and evaluate the effectiveness of its application in the SMK Muhammadiyah 02 Boja. The study uses a qualitative approach with case study methods carried out in Islamic -based schools. Data was collected through observation, interviews with Islamic Religious Education Teachers (PAI). The results showed that Nabawiyah Sirah Learning contributed significantly in shaping the moral character of students, especially in terms of honesty, responsibility, discipline, and empathy attitudes and social care. These values are embedded through interactive learning methods, such as discussion, reflection, and implementation in everyday life.nnHowever, this research also found several obstacles in the application of Sirah Nabawiyah learning, such as lack of time allocation in the curriculum and the lack of parental involvement in supporting the internalization of moral values at home. Therefore, more systematic strategies are needed, such as strengthening collaboration between school and family as well as the development of learning methods that are more contextual and applicative. Thus, Nabawiyah sirah learning can be an effective instrument in shaping student moral character if implemented with the right method and optimal support from the educational environment.
Humanisme Islami dalam Pendidikan Agama Islam: Fondasi, Prinsip, dan Implementasi Pembelajaran Robieth, Ahmad; Hadi, Syaiful
JURNAL PENDIDIKAN Vol 35 No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v35i1.7669

Abstract

Fenomena kekerasan di lingkungan sekolah menjadi tantangan serius bagi pendidikan Indonesia. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki potensi strategis untuk membentuk literasi anti-kekerasan melalui penanaman nilai moral, etika, dan sosial yang berbasis ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana PAI dapat memperkuat literasi anti-kekerasan pada peserta didik, termasuk pemahaman nilai-nilai anti-kekerasan, model pembelajaran, dan strategi implementasi dalam kurikulum. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan (library research), dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi literatur primer dan sekunder terkait pendidikan agama, kekerasan di sekolah, dan literasi moral. Analisis dilakukan dengan metode content analysis, dilengkapi triangulasi teori untuk memastikan validitas konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti rahmah, ’adl, ihsan, dan silm menjadi fondasi anti-kekerasan, namun praktik pembelajaran PAI masih dominan kognitif dan kurang kontekstual. Model pembelajaran yang efektif meliputi metode kooperatif, diskusi kasus, simulasi, role playing, dan proyek sosial, dengan guru sebagai teladan moral. Strategi implementasi kurikulum harus menekankan penguatan konten nilai perdamaian, metode humanistik, pembinaan budaya sekolah, pelatihan guru, evaluasi berkelanjutan, dan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa literasi anti-kekerasan melalui PAI dapat membentuk peserta didik yang kritis, empatik, toleran, dan siap menghadapi tantangan sosial secara konstruktif.
UPAYA KOLABORASI WALI SANTRI DENGAN GURU AL-QUR’AN DALAM PENINGKATAN HAFALAN DI KUTTAB DARUL ULUM BANJARNEGARA Robieth, Ahmad; Malik, Abdul
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10292

Abstract

This study examines the collaboration between parents (wali santri) and Qur’an teachers in supporting students’ memorization achievement at Kuttab Darul Ulum Banjarnegara. A qualitative approach with a case study design was employed to capture the phenomenon within its natural context. Data were collected through in-depth interviews and observations, involving Qur’an teachers, parents, and the head of the kuttab as key informants. The data were analyzed through stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, with triangulation applied to ensure the credibility of the findings. The findings indicate that collaboration is carried out through direct communication, the use of online communication platforms, and the utilization of a mutaba’ah book as a connecting medium between teachers and parents. The mutaba’ah book functions not only as a communication tool but also as an instrument for monitoring and evaluating students’ memorization progress. This practice contributes to maintaining the continuity of learning between the kuttab and home environments. However, its effectiveness is influenced by varying levels of parental involvement, time constraints, and differences in understanding of how to support children’s memorization processes. This study concludes that effective collaboration requires consistent communication, active parental participation, and well-structured institutional support. Therefore, strengthening collaborative practices through parental guidance programs and the development of a more integrated monitoring system is strongly recommended. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam praktik kolaborasi antara wali santri dan guru Al-Qur’an dalam mendukung peningkatan hafalan santri di Kuttab Darul Ulum Banjarnegara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, sehingga memungkinkan peneliti memahami fenomena secara kontekstual. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan dengan melibatkan guru Al-Qur’an, wali santri, dan kepala kuttab sebagai sumber informasi utama. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan, dengan menerapkan triangulasi guna menjamin keabsahan temuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi terbangun melalui interaksi langsung, pemanfaatan media komunikasi daring, serta penggunaan buku mutaba’ah sebagai sarana penghubung antara pihak kuttab dan keluarga. Buku mutaba’ah tidak hanya berperan sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga sebagai alat untuk memantau sekaligus mengevaluasi perkembangan hafalan santri secara berkelanjutan. Praktik ini berkontribusi dalam menjaga kesinambungan proses pembelajaran antara lingkungan kuttab dan rumah. Meskipun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, karena masih dipengaruhi oleh variasi tingkat keterlibatan wali santri, keterbatasan waktu, serta pemahaman yang belum merata terkait pendampingan hafalan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan kolaborasi memerlukan komunikasi yang konsisten, partisipasi aktif wali santri, serta dukungan sistem yang terorganisasi dengan baik. Oleh karena itu, penguatan pola kolaborasi melalui program pembinaan bagi wali santri serta pengembangan sistem monitoring yang lebih terpadu menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.