Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Program Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Kkn Fai Umkaba Melalui Workshop Pemulasaraan Jenazah Di Dusun Gading Kidul Kurnia, Rifka; Robieth, Ahmad; Faoz, Miftahul; Hadi, Syaiful
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Oktober-Nopember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i3.69

Abstract

Kematian merupakan kepastian bagi setiap manusia, sehingga keterampilan dalam pemulasaraan jenazah menjadi hal yang penting dikuasai oleh masyarakat. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pemulasaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemulasaraan jenazah melalui pelatihan yang bersifat teoritis dan praktis di dusun Gading Kidul, desa Purwogondo, kecamatan Boja, kabupaten Kendal. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta praktik bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fiqih kematian dan keterampilan teknis dalam memandikan, mengkafani, menyalatkan, serta menguburkan jenazah. Dengan demikian, pelatihan ini efektif sebagai bentuk implementasi pengabdian masyarakat sekaligus upaya pemberdayaan umat dalam menghadapi realitas kematian.
Paradigma Konseptual Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Etika Global Peserta Didik Faoz, Miftahul; Hadi, Syaiful
JURNAL PENDIDIKAN Vol 35 No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v35i1.7670

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk etika global peserta didik, termasuk nilai keadilan, toleransi, kasih sayang, perdamaian, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis paradigma konseptual pembelajaran PAI dalam membangun etika global peserta didik, menekankan prinsip moral Islam, model pembelajaran, dan strategi implementasi kurikulum. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan (library research) dengan pengumpulan data melalui dokumentasi literatur primer dan sekunder terkait pendidikan agama, etika, karakter, dan literasi sosial. Analisis dilakukan dengan content analysis dan triangulasi teori untuk memastikan validitas konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai etika global menjadi fondasi moral PAI, namun praktik pembelajaran masih dominan kognitif. Model pembelajaran yang efektif meliputi pembelajaran kooperatif, diskusi kasus, simulasi, role-playing, dan proyek sosial, dengan guru sebagai teladan moral. Strategi implementasi kurikulum menekankan penguatan konten nilai etika global, metode humanistik, budaya sekolah yang mendukung, pelatihan guru, evaluasi berkelanjutan, dan literasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa PAI berbasis etika global mampu membentuk peserta didik yang kritis, etis, peduli sosial, dan siap menghadapi tantangan global.
IMPLEMENTASI PROGRAM TAHSIN UNTUK PENGEMBANGAN KUALITAS BACAAN AL-QUR'AN SISWA Faoz, Miftahul; Setiawan, Rahmat
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i2.10487

Abstract

The Qur'an demands a standard of authentic recitation through mastery of makhraj, tajwid, and tartil, however, in the Kalijaga Banjarnegara Mosque, significant variations in recitation quality are still found amidst the limited traditional informal rural education facilities. This study aims to describe the implementation of the tahsin program through a qualitative approach with a comprehensive case study design carried out from January to February 2026. The systematic research steps involved purposive sampling techniques for tahsin teachers, takmir administrators, and students, with data collection procedures through direct participant observation, in-depth interviews, and authentic documentation studies which were then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The research findings show that the implementation of the tahsin program includes multilevel curriculum planning, the talaqqi method in the halaqah system, and regular achievement evaluation. Real obstacles were identified in the form of low motivation in 60% of beginner students and an absenteeism rate of up to 25% due to family schedule conflicts. The adaptive solutions implemented included 5-10 minutes of individual cognitive guidance per student, a motivational reward system, and intensive coordination with parents through a WhatsApp group. The main conclusion confirms that the tahsin program at the Kalijaga Mosque has proven effective in improving the quality of students' Quran reading when supported by consistent educators, differentiated method adaptations, and strong communication synergy between the institution and families. ABSTRAK Al-Qur'an menuntut standar bacaan sahih melalui penguasaan makhraj, tajwid, dan tartil, namun di Mushola Kalijaga Banjarnegara masih ditemukan variasi kualitas bacaan yang signifikan di tengah keterbatasan sarana pendidikan informal pedesaan yang bersifat tradisional. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi program tahsin melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komprehensif yang dilaksanakan pada periode Januari hingga Februari tahun 2026. Langkah penelitian secara sistematis melibatkan teknik purposive sampling terhadap guru tahsin, pengurus takmir, serta siswa, dengan prosedur pengumpulan data melalui observasi partisipan langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi autentik yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan riset menunjukkan bahwa pelaksanaan program tahsin mencakup perencanaan kurikulum bertingkat, metode talaqqi dalam sistem halaqah, serta evaluasi capaian secara rutin. Teridentifikasi hambatan nyata berupa rendahnya motivasi pada 60% siswa kategori pemula dan tingkat ketidakhadiran mencapai 25% akibat konflik jadwal keluarga. Solusi adaptif yang diterapkan meliputi bimbingan kognitif individual berdurasi 5-10 menit per siswa, sistem pemberian hadiah motivasional, serta koordinasi intensif bersama wali murid melalui grup komunikasi WhatsApp. Simpulan utama menegaskan bahwa program tahsin di Mushola Kalijaga terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an siswa apabila didukung konsistensi pendidik, adaptasi metode yang terdiferensiasi, serta sinergi komunikasi yang sangat kuat antara pihak lembaga dengan keluarga.