Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mempromosikan SDG 6 Air dan Sanitasi: Potensi Organisasi Ekstrakurikuler Siswa Pecinta Alam (Sispala) Mohammad Farhan Umar; Solikhah Isti Fadilah; Riandi; Rini Solihat
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Indonesia salah satu negara yang tengah memperjuangkan dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Menindaklanjuti hal itu, lewat pendidikan bisa menopang dalam pencapaian tujuan. Kegiatan ekstrakurikuler SISPALA berpotensi untuk pencapiaan SDGs. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis potensi kegiatan ekstrakurikuler SISPALA untuk mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan. Subjek dan Metode: Metode yang digunakan yaitu literature review dengan mengkaji artikel temuan yang sesuai dengan studi. Hasil: Hasil yang ditemukan SISPALA bisa memaksimalkan program susur sungai mengadaptasi program River Cleanup. Tujuan yang ditargetkan adalah SDG 6 air dan sanitasi. Pada program ini juga bisa mengembangkan sikap peduli lingkungan siswa serta mengembangkan kompetensi kunci berkelanjutan yaitu system thinking dan self- awareness. Dalam kaitannya, program ini juga bisa menguatkan kegiatan intrakurikuler pada mata pelajaran biologi terutama materi perubahan lingkungan dan keanekaragaman hayati. Selain itu, learning objective muncul dari dimensi kognitif, sosio-emosional dan behavioral untuk penguatan intrakurikuler dari peserta didik yang ikut pada program ini. Kesimpulan: Program susur sungai berbasis River Cleanup dalam Sispala berpotensi mendukung SDG 6 melalui konservasi lingkungan dan akses air bersih. Kegiatan ini mengembangkan kompetensi siswa yaitu system thinking, dan self-awareness, memperkuat pembelajaran biologi pada materi ekosistem dan perubahan lingkungan, serta menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui pendekatan multidimensi (kognitif, sosio-emosional, dan perilaku) yang mendorong pendidikan holistik dan keberlanjutan ekosistem
Inovasi Pembelajaran Model Inkuiri Terbimbing Menggunakan Padlet, Chat GBT, dan Media Sosial untuk Menjembatani ‘Ways to Know’ Siswa Nabilla Hadistia; Solikhah Isti Fadilah; Riandi Riandi
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 11 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v11i2.23454

Abstract

The independent curriculum demands learning outcomes that emphasize problem solving and science process skills. Guided inquiry learning is the right choice to use as a learning model where teachers and students both play a role. The literature review carried out aims to examine how innovation can be carried out in the implementation of inquiry learning in Indonesia on biological material. The method used in this research is rapid literature review (RLR). The results of the study gave rise to several innovations in almost every inquiry syntax. Technological innovations that can be implemented include: the use of practical formulas in presenting problems; the use of the Padlet application in the step of asking questions; the use of microscopes, Chat GBT, and cameras in answering questions; the use of the Padlet application in collecting the results of scientific investigations; and the use of social media in communicating the results of investigations. It is hoped that the innovation obtained can give rise to students 'ways to know’, which will be answered through investigation. Inquiry will invite students to be able to build and explore knowledge as scientists do.