Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Legalitas Usaha melalui Pembuatan NIB bagi UMKM di Dusun Kanggan, Desa Wringinputih Necika Nisa Tamara; Erfina; Rizky Putri Rismawati; M.Aufa Dhiya'Ulhaq; Muhammad Wahid Mubarok
Research Journal of Social Economics Empowerment Vol. 1 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rosee.v1i2.2953

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pentingnya legalitas usaha khususnya dalam kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Kanggan, Desa Wringinputih. Dusun Kanggan memiliki banyak UMKM yang berperan dalam perekonomian lokal, namun terdapat tantangan dalam segi pemahaman dan pengeloaan legalitas usaha, sehingga menghambat perluasan jangkauan pasar. Program Kemitraan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Tidar bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pemahaman kepada pelaku UMKM di Dusun Kanggan mengenai pentingnya legalitas usaha serta pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Program Kemitraan Masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui metode edukasi, pendampingan, dan fasilitasi langsung kepada pelaku UMKM di Dusun Kanggan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pemahaman dari para pelaku UMKM di Dusun Kanggan serta survey menunjukkan dari 17 UMKM diantaranya belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sehingga diberikan pendampingan dalam hal pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha tersebut.
DAMPAK PENERAPANĀ  IFRS 3 TERHADAP KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN PASCA AKUISISI : LITERATURE REVIEW Muhammad Wahid Mubarok; Eka Ananda Ardiansyah; Muhammad Faisol Umam; Endang Kartini Panggiarti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/es9pq169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan IFRS 3 melalui konvergensi PSAK 22 terhadap kualitas pelaporan keuangan pasca akuisisi di Indonesia. Tinjauan pustaka sistematis terhadap literatur tahun 2020-2025 mengungkap bahwa adopsi standar ini telah mentransformasi praktik akuntansi kombinasi bisnis dengan mewajibkan metode akuisisi berbasis nilai wajar dan penghapusan metode penyatuan kepemilikan. Transformasi ini berhasil meningkatkan transparansi dan komparabilitas laporan keuangan. Namun, implementasinya menghadapi tantangan kompleks, terutama dalam pengukuran nilai wajar aset tidak berwujud dan akuntansi goodwill yang masih menyisakan ruang bagi diskresi manajerial. Kompleksitas ini diperparah oleh minimnya data pasar aktif, keterbatasan tenaga ahli, dan infrastruktur pendukung yang belum memadai. Keberhasilan implementasi standar ini tidak hanya bergantung pada kepatuhan teknis, tetapi lebih pada faktor pendukung fundamental seperti tata kelola perusahaan yang kuat, kompetensi sumber daya manusia, dan efektivitas pengendalian internal. Disimpulkan bahwa dampak PSAK 22 bersifat multidimensional, dimana peningkatan kualitas pelaporan keuangan pasca akuisisi sangat dipengaruhi oleh konteks lingkungan bisnis dan kesiapan individu entitas di Indonesia.
ANALISIS PROSEDUR SIKLUS PENJUALAN PADA UMKM KEDAI TANDUK Agnes Jovita Sari; Almatin Reka Martian; Eka Ananda Ardiansyah; Eka Era Mutia; Irfah Putri Utami; Maulidatul Khasanah; Muhammad Faisol Umam; Muhammad Wahid Mubarok; Nia Nurlita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/e1yk3w80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa efektif prosedur siklus penjualan yang ada pada UMKM Kedai Tanduk, sebuah usaha kuliner yang beroperasi di Kota Magelang. Sebagai UMKM yang bergantung pada transaksi harian, kelancaran proses penjualan sangat penting untuk menjaga kelangsungan usaha. Namun, dari hasil pengamatan dan wawancara, terlihat bahwa proses penjualan di Kedai Tanduk masih kurang efisien. Beberapa masalah ditemukan antara lain tidak adanya nota penjualan untuk pelanggan, tidak adanya nomorĀ  meja yang berakibat pelayanan kurang terarah, pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual, serta tidak ada laporan penjualan harian yang penting untuk mengevaluasi keberhasilan usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara langsung dengan pemilik dan pengamatan terhadap aktivitas operasional sehari-hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelemahan dalam pengendalian internal dan koordinasi antarbagian menyebabkan kesalahan dalam pencatatan, lambatnya pelayanan, serta kesulitan dalam memantau perkembangan usaha. Dengan demikian, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi perbaikan, seperti menggunakan nota rangkap, menambahkan nomor meja, menerapkan pencatatan transaksi secara digital, meningkatkan komunikasi antarbagian, serta memperkuat fungsi keuangan dan gudang. Implementasi solusi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional, memperbaiki akurasi laporan penjualan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat oleh pemilik usaha.