Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa efektif prosedur siklus penjualan yang ada pada UMKM Kedai Tanduk, sebuah usaha kuliner yang beroperasi di Kota Magelang. Sebagai UMKM yang bergantung pada transaksi harian, kelancaran proses penjualan sangat penting untuk menjaga kelangsungan usaha. Namun, dari hasil pengamatan dan wawancara, terlihat bahwa proses penjualan di Kedai Tanduk masih kurang efisien. Beberapa masalah ditemukan antara lain tidak adanya nota penjualan untuk pelanggan, tidak adanya nomorĀ meja yang berakibat pelayanan kurang terarah, pencatatan transaksi masih dilakukan secara manual, serta tidak ada laporan penjualan harian yang penting untuk mengevaluasi keberhasilan usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara langsung dengan pemilik dan pengamatan terhadap aktivitas operasional sehari-hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelemahan dalam pengendalian internal dan koordinasi antarbagian menyebabkan kesalahan dalam pencatatan, lambatnya pelayanan, serta kesulitan dalam memantau perkembangan usaha. Dengan demikian, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi perbaikan, seperti menggunakan nota rangkap, menambahkan nomor meja, menerapkan pencatatan transaksi secara digital, meningkatkan komunikasi antarbagian, serta memperkuat fungsi keuangan dan gudang. Implementasi solusi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional, memperbaiki akurasi laporan penjualan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat oleh pemilik usaha.
Copyrights © 2025