Akbarriski, Mukzizat
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kecambah Kacang Hijau (Virginia radiata L) Umur Tiga Hari Terhadap Kualitas Sperma Domba Ekor Tipis Purwono, Edi; Dewi, Anisa Nur Savita; Mubarokah, Wida Wahidah; Akbarriski, Mukzizat; Makmun, Lutfan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1442

Abstract

Domba Ekor Tipis merupakan domba lokal asli Indonesia dan banyak ditemui pada peternakan rakyat. Keunggulan domba ini adalah mampu beradaptasi pada kondisi iklim tropis, memiliki sifat seansonal polyestrus yang dapat kawin sepanjang tahun, serta merupakan domba penghasil daging sehingga cocok untuk dijadikan calon induk pejantan pada program IB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari terhadap kualitas sperma domba ekor tipis. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan total sampel sebanyak 16 ekor domba jantan. P0 digunakan sebagai kontrol atau tanpa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari, P1 diberi perlakuan penambahan kecambah kacang hijau umur tiga hari sebanyak 4 gram/kg BB, P2 sebanyaak 5 gram/kg BB dan P3 sebanyak 6 gram/kg BB. Variabel yang diamati meliputi konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa. Data yang diperoleh selanjutnya akan ditabulasi dan di analisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA), dan jika hasil uji ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan maka akan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari mampu memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas sprematozoa, konsentrasi spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari mampu meningkatkan kualitas sperma domba ekor tipis.
Pengaruh Pemberian PGF2α Komersial Terhadap Kualitas Estrus Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH) Handhikapoor, Krisna; Purwono, Edi; Khamid , Muh Nur; Mubarokah, Wida Wahidah; Akbarriski, Mukzizat; Makmun, Lutfan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian PGF2α komersial terhadap kualitas estrus dan keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada 16 ekor sapi PFH yang dibagi dalam empat kelompok perlakuan: kontrol (tanpa hormon), Dinoprost, Cloprostenol, dan D-Cloprostenol. Perlakuan hormon diberikan dengan metode injeksi ganda dengan interval 11 hari. Parameter yang diamati meliputi intensitas estrus, kecepatan munculnya estrus, dan keberhasilan inseminasi buatan yang diukur melalui cek urin, palpasi rektal, dan Non Return Rate (NRR). Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan Chi-Square, serta uji Mann-Whitney sebagai uji lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian PGF2α komersial memiliki pengaruh nyata (p < 0,05) dalam meningkatkan intensitas estrus dan mempercepat kemunculan estrus pada sapi PFH dibandingkan dengan kontrol. Namun, pengaruh pemberian PGF2α terhadap keberhasilan kebuntingan tidak signifikan (p > 0,05). Tidak terdapat perbedaan nyata antar jenis PGF2α komersial yang diuji dalam hal efektivitas untuk semua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan PGF2α komersial efektif untuk meningkatkan manifestasi estrus yang dapat membantu dalam penentuan waktu inseminasi buatan, meskipun belum terbukti meningkatkan tingkat kebuntingan secara signifikan.