Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Intervensi Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap Balita Underweight Usia 12 - 48 Bulan di Puskesmas Harapan Baru Pasiakan, Meli; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i4.2729

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan serius di Kota Samarinda, dengan prevalensi underweight, stunting, dan wasting yang melebihi angka nasional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi balita dengan gangguan gizi melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal. Intervensi dilaksanakan di dua kelurahan wilayah kerja Puskesmas Harapan Baru selama 56 hari, dengan sasaran 75 balita underweight usia 12–48 bulan berdasarkan indikator BB/U. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari identifikasi sasaran, penyusunan menu siklus 10 hari, pengolahan dan distribusi makanan, hingga edukasi gizi kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% balita mengalami kenaikan berat badan dan 16% berpindah ke kategori gizi baik. Analisis N-Gain Score memperkuat temuan ini, dengan peningkatan proporsi gizi baik dari 0% menjadi 16% (N-Gain = 0,16) serta perbaikan rata-rata z-score BB/U dari -2,4 menjadi -1,9 (N-Gain = 0,21), meskipun keduanya masih dalam kategori rendah. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan berat badan sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Hasil ini membuktikan bahwa PMT lokal yang dilaksanakan secara terstruktur, dengan dukungan partisipasi lintas sektor dan pendekatan berbasis masyarakat, mampu memberikan dampak positif terhadap perbaikan status gizi balita.
Kejadian Luar Biasa Gondongan di SD Islam X Samarinda, 2024 Riyanto, Rudy Agus; Pakki, Irfansyah Baharuddin; Sabena, Mela; Pasiakan, Meli; Erlina, Erlina; Andriani, Rima
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 9, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mumps outbreaks are a public health issue that still frequently occur in elementary school settings, particularly among children with low immunization coverage. Therefore, a comprehensive epidemiological understanding is needed as a basis for control. This research aims to describe the epidemiological picture and causative factors of the mumps outbreak that occurred at Islamic Elementary School X in Samarinda City in 2024, using a case series design. The outbreak occurred from April to October 2024, while epidemiological data collection and case verification were conducted from December 2nd to 8th, 2024. The analysis uses surveillance data, field observations, and questionnaires administered to parents and teachers A total of 33 confirmed cases of mumps were reported from 291 students during the observation period, with an attack rate of 11.33%. The dominant symptoms found included parotid gland swelling (100%), fever (78.8%), headache (63.6%), and malaise (42.4%). The main risk factors include low MMR immunization coverage (54.5%), close contact between students in classrooms and extracurricular activities, and a lack of public understanding about preventing infectious diseases. The control efforts undertaken include case isolation, classroom disinfection, personal hygiene education, and cross-sector coordination with the Samarinda City Health Office, increased vaccination coverage, and school health education to prevent future outbreaks of mumps, thru additional MMR vaccinations for students who have not completed their doses, monitoring immunization status at the beginning of each school year, and improving personal hygiene education in schools. Keywords : Mumps, outbreak, epidemiology, primary school, vaccination