Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

E-BUDDY DIGITAL ADMINISTRATION GOVERNANCE TO IMPROVE VILLAGE SERVICES Thoyyibah, Riska Lailaturrohmah; Agustina, Isna Fitria
Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity Vol. 2 No. 2 (2025): Proceeding of International Conference on Social Science and Humanity
Publisher : PT ANTIS INTERNATIONAL PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/icossh.v2i2.530

Abstract

Objective: This study aims to analyze and describe the implementation of the E-Buddy Digital Administrative Governance system as an effort to improve village administrative services in Bangah Village, Gedangan District, Sidoarjo Regency. Method: The research employs a qualitative descriptive approach with data collected through interviews, observations, and documentation to examine the effectiveness and challenges of E-Buddy implementation. Results: The findings show that E-Buddy has enhanced the efficiency of administrative services by accelerating correspondence processes, reducing the risk of archive loss, and facilitating electronic signatures. However, several challenges remain when assessed against six indicators: the system has legal legitimacy but lacks specific SOPs; transparency and accountability are emerging through digital records; participation is limited; performance and information flow are constrained by internet issues; fairness and capability are hindered by uneven apparatus competence; and inclusivity remains low due to limited community engagement. Novelty: This study provides new insights into the digital transformation of village governance, emphasizing that technological innovation must be supported by procedural clarity, human resource development, and community inclusiveness to achieve sustainable digital governance at the village level.
Nugget dan gummies bandeng: solusi pemberian makanan tambahan bergizi, ketahanan pangan, UMKM Desa Kupang, Jabon Habibillah, Esa Rezki; Asyah, Thalia Aliyah Alare; Taayun, Raishatul Qurrotun; Alifiyah, Rifdah; Salsabilla, Avanda Salwa; Amalia, Savina Dwi; Thoyyibah, Riska Lailaturrohmah; Rahmah, Lidya Nabila; Irsyadi, Mochammad Jamilul; Rabbani, Auliyaur
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.4506

Abstract

Permasalahan gizi pada anak, khususnya kekurangan asupan protein hewani dan rendahnya variasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), masih menjadi tantangan di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko stunting serta memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak. Selain itu, pemanfaatan potensi pangan lokal berupa ikan bandeng beserta limbahnya, seperti sisik dan tulang, belum optimal, sementara pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pangan lokal juga masih terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan inovasi nugget bandeng dan gummies bandeng sebagai PMT bergizi, sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan UMKM desa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan model Research and Development (R&D) 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahapan kegiatan meliputi observasi potensi lokal, uji coba produk sebanyak lima kali, sosialisasi gizi, serta pelatihan kewirausahaan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa produk memiliki tingkat penerimaan yang tinggi, dengan 92,3% peserta menyukai nugget bandeng dan 97,4% peserta menyukai gummies bandeng berdasarkan aspek rasa, tekstur, dan aroma. Selain itu, 92,3% peserta pelatihan menyatakan bahwa produk mudah dibuat dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan variasi PMT berbasis pangan lokal, tetapi juga mendukung prinsip zero waste melalui pemanfaatan limbah bandeng serta membuka peluang pengembangan UMKM kreatif di tingkat desa.