Emi Widowati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review : Kehamilan dengan Anemia Faktor Risiko dan Dampaknya terhadap Ibu dan Janin Nurul Firdaus; Tuti Emawati; Nurjanah; Emi Widowati; Muslima; Dyna Mardhiyana; Pipit Mawarni; Wartati; Novy Aryani; Maria Goreti Benga; Ida Sofiyanti
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia during pregnancy is a common health issue, particularly in developing countries. It can have serious consequences for both the mother and fetus, including risks of premature delivery, low birth weight, and maternal mortality. To identify the risk factors associated with anemia in pregnant women and its impact on pregnancy outcomes. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A sample of 100 pregnant women was selected using purposive sampling. Data were analyzed using the chi-square test to determine relationships between variables. Significant factors associated with anemia included maternal age (p=0.03), education level (p=0.01), parity (p=0.04), and iron intake (p=0.001). Anemia was also associated with low birth weight incidence (p=0.02). Anemia in pregnancy is influenced by multiple risk factors and significantly affects pregnancy outcomes. Nutritional intervention and education are essential to reduce anemia prevalence.   Abstrak Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama di negara berkembang. Anemia dapat berdampak serius bagi ibu dan janin, termasuk risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, hingga kematian ibu. Mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dan dampaknya terhadap kehamilan  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 100 ibu hamil diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel. Faktor yang signifikan berhubungan dengan kejadian anemia meliputi usia ibu (p=0,03), tingkat pendidikan (p=0,01), paritas (p=0,04), dan asupan zat besi (p=0,001). Anemia juga berhubungan dengan kejadian berat bayi lahir rendah (p=0,02). Anemia pada kehamilan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dan memiliki dampak nyata terhadap hasil kehamilan. Intervensi gizi dan edukasi sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian anemia. 
Edukasi Massage Comond Cold untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Bayi dan Balita dalam Meredakan Gejala Batuk Pilek pada Bayi dan Balita Emi Widowati; Muslima; Mawarni, Pipit; Wartati; Afriyani, Luvi Dian
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 2 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Common cold is a symptom of Upper Respiratory Tract Infection in children under 5 years old. Common cold is a major cause of morbidity and mortality from infectious diseases worldwide. One way to overcome this is by conducting common cold massage. Objective: To improve mothers' knowledge and skills regarding common cold massage to relieve cough and cold symptoms in toddlers. Community Service will be implemented in 3 stages: The First Stage is preparation by collaborating with partners and determining community service targets. The Second Stage is the implementation stage, before the counseling, a pretest is conducted to explore mothers' knowledge regarding infant massage. Next, education and training on common cold massage are carried out with direct demonstrations. The Third Stage is an evaluation by administering a posttest questionnaire. This activity was attended by 25 mothers of infants and toddlers. Before the counseling on infant massage, it was found that most of the mothers' knowledge was in the poor category, namely 19 people (76%), and after the counseling, the mothers had knowledge in the good category, namely 25 people (100%). There was an increase in knowledge before and after the common cold massage education. It is hoped that health workers will reduce common cold symptoms early by providing education on common cold massage to parents of babies and toddlers.   Abstrak Commond cold merupakan gejala infeksi saluran pernafasan atas pada anak dibawah usia 5 tahun. Commond Cold yaitu penyebab utama morbiditas dan mortalitas dari penyakit menular diseluruh dunia. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melakukan pijat Commond Cold. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu mengenai pijat common cold untuk meredakan gejala batuk pilek pada bayi balita. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra dan menentukan sasaran pengabdian masyarakat. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu mengenai pijat bayi. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan pijat common cold dengan demonstrasi secara langsung. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan kuesioner posttest. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang ibu bayi balita. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pijat Commond Cold bayi balita didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu dalam katagori kurang yaitu sebanyak 19 orang (76%), dan setelah dilakukan penyuluhan ibu memiliki pengetahuan dengan kategori baik yaitu sebanyak 25 orang (100%). terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pijat common cold.  Diharapkan petugas kesehatan mengurangi gejala Commond Cold lebih dini dengan melakukan edukasi massage Commond Cold kepada orang tua bayi dan balita.