Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Positive Deviance; Upaya Pencegahan Kejadian Malaria Pada Remaja di Kota Jayapura Nurdin, Muhammad Akbar; Violita, Fajrin; Asriati, Asriati; Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1230

Abstract

Penyakit malaria adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit malaria dapat menyerang semua orang, baik laki-laki maupun perempuan pada semua golongan umur dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive deviance terhadap kejadian malaria pada Remaja di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai September 2023 di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional study untuk menemukan positive deviance pencegahan penyakit Malaria. Pengambilan sampel menggunakan stratified proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk memperoleh gambaran karakteristik responden. Sedangkan analisis bivariat (uji chi-square) bertujuan untuk mengetahui hubungan kemaknaan antara variabel dependen (positive deviance) dengan variabel independent (kejadian Malaria), serta uji regresi logistik untuk menilai variabel kekuatan hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa positive deviance merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap kejadian malaria (p=0,000) dan Exp(B)=15,927, CI 95% 4,866-45,280). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur (p=0,004) dan jenis kelamin (p=0,000) terhadap kejadian malaria. Pendekatan positive deviance dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit malaria melalui peran aktif dari pihak sekolah SMA Negeri 4 Kota Jayapura yang berkolaborasi dengan kader Kesehatan dari Dinas Kesehatan atau tokoh Masyarakat sekitar sekolah.
The Relationship Between Personal Hygiene and Soil Transmitted Helminths in Students of State Elementary School Inpres 1 Apo, Jayapura City Hukubun, Mersi Diana; Irjayanti, Apriyana; Pamangin, Lisda Oktavia; Ilmidin, Ilmidin
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v13i1.24219

Abstract

Soil Transmitted Helminths (STH) remains a health problem found in tropical countries, especially Indonesia, where humidity supports the development of worm parasites. This study aimed to determine the relationship between personal hygiene and worm infections among students of SD Negeri Inpres 1 Apo, Jayapura City. This analytical observational study used a cross-sectional design with a population of 167 and a sample of 97 respondents selected through proportionate stratified random sampling. Inclusion criteria were fifth and sixth grade students willing to participate and submit faecal samples; absent or sick students were excluded. Data were collected using questionnaires and faecal examinations through the direct method at the Jayapura Health Polytechnic Laboratory. Data were analysed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test (α < 0.05). Results showed that most respondents were 11 years old (45.4%), female (55.7%), class VI B students (24%), and 47.4% tested positive helminth infection. Bivariate analysis found no significant relationship between knowledge, handwashing, footwear use, nail hygiene, snack hygiene, or defecation habits and helminth infection (p > 0.05). Although no significant association was found, good personal hygiene remains essential to prevent STH. Education from schools and parents is crucial to improve children’s hygiene practices.