Zulkifli Mulki, Gusti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK AKTIVITAS TAMBANG NIKEL PT.GNI TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA BUNTA KECAMATAN PETASIA TIMUR Galela, Wendoria; Wulandari, Agustiah; Zulkifli Mulki, Gusti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v10i1.64020

Abstract

Kegiatan Pertambangan PT.GNI di Desa Bunta memberi pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan masyarakat Desa Bunta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak aktivitas tambang nikel PT.GNI terhadap kondisi sosial ekonomi dan lingkungan masyarakat Desa Bunta. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan membagikan lembar kuesioner kepada masyarakat. Dampak yang dialami oleh masyarakat Desa Bunta yaitu Dampak sosial, ekonomi dan lingkungan. Dampak sosial yang di rasakan masyarakat bahwasannya PT.GNI memberikan bantuan tenaga pendidik nativ speaker Bahasa asing untuk anak-anak SD dan SMP Desa Bunta dan menyediakan sarana dan prasarana Pendidikan maupun Kesehatan bagi masyarakat berupa bantuan alat Komputer dan Obat-obatan. Dampak ekonomi juga dirasakan oleh masayrakat dengan terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal, terbukanya peluang usaha mikro, dan membantu masyarakat untuk memanfaatkan UMKM dengan bantuan Bumdes. Dampak lingkungan yang dirasakan yaitu mempengaruhi polusi udara dan mengganggu aktivitas masarakat bahkan dapat mengganggu pernapasan masayarkat akibat debu dari aktivitas tambang PT.GNI.
Stability Study of the Earth Retaining Structure on the Banks of the Kapuas River, Kapuas Hulu Regency Triswandi, Adi; Priadi, Eka; Rustamaji, Rustamaji; Zulkifli Mulki, Gusti
Jurnal Teknik Sipil Vol. 26 No. 2 (2026): Vol 26, No 2 (2026): Vol 26, No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil (JTS) Universita
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the cultural gems located in Danum Dara hamlet, Orang Lunsa Village, South Putussibau District, West Kalimantan is called Rumah Betang Lunsa Hilir. This traditional Dayak house, built in 1942, presents a unique experience with an elongated stage architecture using ironwood and ironwood materials which are known for their strength. With a building area of 1,980 m² and land area of 18,900 m², this house is a silent witness to the life of the Dayak Taman Kapuas tribe. As a cultural heritage tourist attraction, Rumah Betang Lunsa Hilir is officially recognized through the Regent's Decree No. 47 of 2006 and the Decree of the Ministry of Education and Culture No. 612 / C.1 / F5.3 / 19982. On the other hand, the beauty and sustainability of this house are threatened by landslides on the river side which can erode the land side and threaten the existence of this historic building. The Ministry of Public Works and Public Housing of the Republic of Indonesia (PUPR RI) is committed to preserving this heritage by improving infrastructure including the rehabilitation of the cultural heritage of the Betang House. Landslides that often occur due to increased shear stress or decreased shear strength of the soil are challenges that must be overcome to maintain slope stability and prevent landslides that can damage the beauty and historical value of this Betang House. With the right analysis, effective solutions can be implemented to maintain the sustainability of the Lunsa Hilir Betang House so that future generations can continue to enjoy and learn from this valuable cultural heritage.