Farizki, Helmy Affan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus) KONSENTRASI 12,5%, 25%, 50% DAN 100% TERHADAP BAKTERI Streptococcus mitis: penelitian eksperimental Farizki, Helmy Affan; Lestari, Sri; Wulandari, Erawati; Fatmawati, Dwi Warna Aju; Rakhmadian, Ratih Delio; Nugroho, Raditya
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 36, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v36i1.52835

Abstract

Pendahuluan: Nekrosis pulpa adalah kondisi terjadinya kematian sel di dalam rongga pulpa dan saluran akar sebagai akibat dari karies gigi. Bakteri yang berperan dalam karies gigi hingga nekrosis pulpa yaitu S. mitis yang merupakan spesies alfa-hemolitik mesofil Streptococcus yang berkembang dalam mulut manusia yang umum ditemukan di tenggorokan, nasofaring, dan mulut. Tujuan penelitian menganalisis antibakteri ekstrak buah okra hijau (Abelmoschus esculentus) dibandingkan dengan NaOCL dan EDTA terhadap S. mitis. Metode: Jenis penelitian eksperimental laboratoris dengan pendekatan posttest only control group design. Terdapat 2 kelompok kontrol yaitu NaOCl 2,5% dan EDTA 17% serta 6 kelompok perlakuan yaitu ekstrak buah okra hijau konsentrasi 12,5, 25, 50 dan 100%. Buah okra hijau yang akan dikembangkan sebagai bahan irigasi diidentifikasi dan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% hingga menghasilkan ekstrak kental konsentrasi 100%. Hasil: Terdapat peningkatan diameter zona hambat ekstrak buah okra hijau (Abelmoschus esculentus) terjadi mulai dari konsentrasi ekstrak 12,5, 25, 50% dan 100%. Rerata diameter zona hambat dari yang terkecil hingga terbesar yaitu ekstrak buah okra hijau konsentrasi 12,5% (10,51 mm), 25% (13,67 mm), 50% (15,15 mm), dan 100% (17,54 mm). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji Kruskall-Wallis dengan hasil nilai p=0,000 atau p<0,05. Simpulan: Ekstrak buah okra hijau (Abelmoschus esculentus) dengan konsentrasi 12,5, 25, 50%, dan 100% memiliki daya antibakteri yang lebih kecil jika dibandingkan dengan NaOCl 2,5% dan EDTA 17% dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. mitis.