Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur terhadap Komunikasi Mahasiswa Papua di Universitas Negeri Medan: Suatu Kajian Pragmatik Siburian, Djogi Hotjonathan; Lubis, Irgi Fahrezi; Ramadani, Alvi Syahri; Dewita, Dinda Ayu; Simbolon, Ferdinand
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur mahasiswa Papua dalam interaksi sehari-hari di Universitas Negeri Medan dengan menggunakan kajian pragmatik. Perbedaan latar belakang bahasa dan budaya antara mahasiswa Papua dengan mahasiswa asli Medan menimbulkan dinamika komunikasi yang menarik sekaligus menantang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta dokumentasi percakapan. Data dianalisis menggunakan teori tindak tutur yang mencakup aspek lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Papua sering menghadapi hambatan komunikasi akibat perbedaan intonasi, logat, serta persepsi budaya. Mahasiswa Medan cenderung menggunakan nada bicara yang tinggi dan logat Batak yang khas, sedangkan mahasiswa Papua terbiasa dengan nada yang lebih lembut. Hal ini kerap menimbulkan salah tafsir, di mana nada tinggi dianggap sebagai bentuk kemarahan. Selain itu, faktor fisik, persepsi, motivasi, dan emosi juga memengaruhi interaksi mereka. Namun demikian, mahasiswa Papua berusaha beradaptasi melalui proses akulturasi, misalnya dengan menyesuaikan gaya tutur dengan lingkungan sekitar. Analisis pragmatik menunjukkan bahwa tindak tutur yang muncul tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai strategi membangun relasi sosial, beradaptasi, dan menegosiasikan identitas dalam konteks multikultural.
Nilai Budaya dan Identitas Lokal Dalam Cerita Rakyat Laowömaru pada Masyarakat Nias: Analisis Pendekatan Antropologis Maharani, Tia; Dewita, Dinda Ayu; Silitonga, Erika Cyntia P; Siburian, Mieke Angelika; Hutabarat, Sani; Syahputri, Sri; Saragi, Tasya Amelia; Amalia, Nadra
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 3, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8178

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari tradisi lisan yang berfungsi sebagai media pewarisan nilai budaya, norma sosial, serta identitas suatu masyarakat. Salah satu cerita rakyat yang berkembang dalam masyarakat Nias adalah cerita Laowömaru yang mengandung berbagai nilai budaya dan pandangan hidup masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai budaya dan identitas lokal yang terdapat dalam cerita rakyat Laowömaru dengan menggunakan pendekatan antropologis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Sumber data utama berupa teks cerita rakyat Laowömaru, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan folklor dan kajian antropologi budaya. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi unsur-unsur budaya yang terdapat dalam cerita, seperti konteks budaya masyarakat pesisir, nilai dan norma sosial, sistem kepercayaan, struktur sosial masyarakat, simbol-simbol budaya, serta fungsi sosial cerita rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Laowömaru mengandung nilai-nilai budaya yang berkaitan dengan larangan penyalahgunaan kekuasaan, pentingnya solidaritas masyarakat, serta kepercayaan terhadap unsur supranatural dalam kehidupan tradisional. Cerita ini juga berfungsi sebagai media pendidikan moral, kontrol sosial, serta pelestarian identitas budaya masyarakat Nias. Dengan demikian, cerita rakyat Laowömaru dapat dipahami sebagai representasi nilai budaya dan identitas lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat.