Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Interpersonal Mindfulness Sebagai Kunci Keterampilan Komunikasi Efektif di Kalangan Mahasiswa Widyastuti, Linda; Sukmana, Priscalina Dea; Nugina, Ginu; Nurafrizki, Rena
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.1044

Abstract

Mahasiswa pada usia 18–22 tahun berada pada masa transisi remaja akhir menuju dewasa awal, di mana kemampuan komunikasi efektif menjadi penting untuk mendukung kegiatan akademik maupun sosial. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam kualitas komunikasi efektif adalah interpersonal mindfulness, yaitu memusatkan perhatian dengan kesadaran penuh terhadap diri sendiri dan orang lain saat berinteraksi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat interpersonal mindfulness dan komunikasi efektif, serta menguji hubungan interpersonal mindfulness dengan komunikasi efektif pada mahasiswa usia 18–22 tahun. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif dengan melibatkan 82 responden. Instrumen yang digunakan adalah Interpersonal Mindfulness Scale (IMS) dan skala komunikasi efektif. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori sedang, baik dalam interpersonal mindfulness maupun komunikasi efektif. Dari uji korelasi Spearman menghasilkan nilai statistik (rs=0.575, p<.001), menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara interpersonal mindfulness dengan komunikasi efektif pada mahasiswa. Dengan demikian semakin tinggi kemampuan interpersonal mindfulness yang dimiliki mahasiswa maka akan semakin tinggi pula keterampilan komunikasi efektifnya. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa perlu untuk belajar dan menerapkan kemampuan interpersonalnya secara mindfulness agar dapat tercipta komunikasi yang efektif di lingkungannya. Penelitian ini masih perlu dikembangkan kembali karena masih terbatas pada lingkup mahasiswa dengan kriteria subjek yang belum terlalu menyebar rata baik dari usia maupun jenis kelamin, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan untuk semua kalangan mahasiswa.
The HUBUNGAN INTERPERSONAL MINDFULNESS DAN KOMUNIKASI EFEKTIF PADA PENGURUS ORGANISASI KEMAHASISWAAN Widyastuti, Linda; Dahlia, Dedeh; Rambe, Ira Hasianna; Sonia, Rena Nurafrizki; Nugina, Ginu
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10686

Abstract

Individuals within the 18–22 age group are generally undergoing the late adolescent developmental stage, a period characterized by various demands for social adjustment, including within student organizational settings. In this context, effective communication skills constitute one of the essential competencies that support successful collaboration among members and the overall achievement of organizational goals. Among the factors presumed to influence such skills, interpersonal mindfulness defined as a state of full awareness and presence during interactions with others is considered to play a significant role. This study was designed to examine the extent of the relationship between interpersonal mindfulness and effective communication skills among individuals occupying core positions in student organizations. Methodologically, the study employed a quantitative approach with a correlational design. Data were collected through the distribution of online questionnaires to 37 respondents using the Interpersonal Mindfulness Scale (IMS) and an effective communication measurement instrument. Given that the data distribution did not meet the assumption of normality, statistical analysis was conducted using Spearman’s rho test. The findings revealed a positive and significant relationship between the two variables (r = 0.553; p < 0.001). This indicates that higher levels of interpersonal mindfulness are associated with better effective communication skills. These findings carry practical implications by emphasizing the importance of developing interpersonal mindfulness through structured training programs as a concrete effort to enhance the quality of communication within student organizations. ABSTRAK Individu yang berada pada kelompok usia 18–22 tahun tengah menjalani fase akhir masa remaja, suatu periode yang diwarnai oleh berbagai tuntutan dalam menyesuaikan diri secara sosial, tak terkecuali di lingkungan organisasi kemahasiswaan. Dalam konteks tersebut, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi salah satu kompetensi krusial yang menopang keberhasilan kolaborasi antar anggota maupun ketercapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Di antara sejumlah faktor yang diperkirakan turut memengaruhi kemampuan tersebut, interpersonal mindfulness yakni kondisi kesadaran yang hadir secara penuh saat berinteraksi dengan orang lain dianggap memiliki peranan yang cukup signifikan. Studi ini dirancang untuk menelaah sejauh mana keterkaitan antara interpersonal mindfulness dan keterampilan komunikasi efektif pada individu yang menduduki posisi inti dalam organisasi kemahasiswaan. Secara metodologis, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, di mana pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 37 responden dengan memanfaatkan Interpersonal Mindfulness Scale (IMS) serta instrumen pengukur komunikasi efektif. Mengingat distribusi data yang tidak memenuhi asumsi normalitas, analisis statistik dilakukan menggunakan uji Spearman's rho. Hasil yang diperoleh mengindikasikan adanya hubungan yang positif sekaligus signifikan antara kedua variabel tersebut (r = 0,553; p < 0,001). Artinya, peningkatan pada tingkat interpersonal mindfulness seseorang sejalan dengan semakin baiknya kualitas komunikasi efektif yang dimilikinya. Temuan ini membawa implikasi praktis yang menegaskan urgensi pengembangan interpersonal mindfulness melalui program pelatihan yang terstruktur, sebagai upaya nyata dalam meningkatkan mutu komunikasi di lingkup organisasi kemahasiswaan.