Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MOISTURE CONTENT, TEXTURE, AND SENSORY PROPERTIES OF CHICKEN SAUSAGE WITH TEMPEH FLOUR, ARROWROOT FLOUR AND CARRAGEENAN SUBSTITUTION Saputri, Diva Eka; Afrizal, Muhammad Handan; Rokhmah, Laela Nur; Seno, Binardo Adi; Hasbullah, Umar Hafidz Asy’ari
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2025: Proceeding of the 6th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/wsmcb806

Abstract

Sausage is a processed minced meat product with added fillers, emulsifiers, and flavor enhancers. In line with the trend of reducing low-fat consumption, many animal-based products are being partially or completely substituted with plant-based ingredients. This study aims to formulate and characterize sausages by adding tempeh flour as the main meat substitute protein and arrowroot flour as a filler with five percentage ratios (0:80; 20:60; 40:40; 60:20; 80:0) to the total dough. The study used a completely randomized design with one factor and analyzed the texture, moisture content, and sensory data using descriptive statistical methods. The results showed that the higher the tempe flour substitution, the more brittle the texture became. Conversely, the higher the arrowroot flour content, the higher the firmness value. Based on sensory tests for taste, color, and overall texture, sausages with the highest proportion of arrowroot flour were actually preferred.
KONSEP AKAD QARD DALAM FIQIH MUAMALAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP FUNGSI INTERMEDIASI SOSIAL BANK SYARIAH Saputri, Diva Eka; Indah Purwanti; Tamamudin
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akad Qarḍ dalam fikih muamalah dipahami sebagai instrumen keuangan berbasis tabarru’ yang menekankan nilai kebajikan, solidaritas, dan tolong-menolong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis literatur klasik maupun kontemporer, termasuk buku, jurnal, dan dokumen akademik terkait. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi, klasifikasi, dan interpretasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad qarḍ berperan penting dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan mendesak, memberikan akses modal tanpa bunga bagi pelaku usaha kecil, serta memperkuat fungsi intermediasi sosial bank syariah. Keunggulan akad ini terletak pada kemampuannya memperluas inklusi keuangan, membangun kepercayaan publik, dan mempertegas identitas bank syariah sebagai lembaga yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada kemaslahatan sosial. Implementasi di lapangan masih menghadapi keterbatasan dana, potensi gagal bayar, dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung pengembangan produk sosial. Kondisi ini menuntut adanya inovasi, sinergi antar lembaga, serta regulasi yang lebih komprehensif agar akad qarḍ dapat dijalankan secara berkelanjutan. Pengembangan selanjutnya berpotensi diarahkan pada integrasi dengan dana sosial zakat, infak, sedekah, dan wakaf serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat peran sosial bank syariah dalam pembangunan ekonomi yang berkeadilan