Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN MODEL ZEBRAFISH (Danio rerio) DALAM SKRINING SENYAWA BAHAN ALAM NUSANTARA: TINJAUAN DAN PROSPEKNYA DI WILAYAH WALLACEA Agus, Wahyuni
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan model zebrafish (Danio rerio) dalam skrining senyawa bahan alam terus berkembang karena kemiripan biologisnya dengan vertebrata lain, perkembangan embrio yang cepat, serta sensitivitas tinggi terhadap perubahan fenotipik. Kawasan Wallacea yang kaya keanekaragaman hayati menyediakan sumber metabolit sekunder dengan potensi bioaktivitas yang belum banyak dieksplorasi, sehingga diperlukan telaah mengenai prospek penggunaan zebrafish sebagai platform uji awal. Artikel ini mengulas peran zebrafish dalam skrining toksisitas dan bioaktivitas senyawa alam Nusantara dengan penekanan pada implementasinya di Wallacea. Kajian dilakukan melalui penelusuran literatur dari basis data nasional dan internasional serta analisis terhadap tren penggunaan model ini. Hasil telaah menunjukkan bahwa zebrafish merupakan model yang efisien dan serbaguna untuk evaluasi toksisitas akut, pengamatan morfologi, aktivitas angiogenik dan antiangiogenik, respons inflamasi, serta perubahan perilaku. Integrasi model transgenik dan bioassay multi-level memungkinkan identifikasi dini mekanisme aksi senyawa. Selain itu, pengembangan Wallacea Natural Product Bioactivity Library berpotensi memperkuat pemetaan kandidat senyawa unggul dari flora endemik. Secara keseluruhan, skrining berbasis zebrafish menawarkan pendekatan cepat, sensitif, dan terstandarisasi yang dapat mempercepat eksplorasi bahan alam serta mendukung pengembangan riset pra-klinik di wilayah Wallacea.
Senyawa Fenolik Sebagai Agen Terapeutik Translasi: Karakteristik Kimia, Mekanisme Farmakologis, dan Implikasi Farmasi Klinis Agus, Wahyuni; Fauziah Hasdin
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.170

Abstract

Senyawa fenolik merupakan metabolit sekunder tumbuhan dengan keragaman struktur kimia dan potensi farmakologis sebagai agen terapeutik multitarget, khususnya pada penyakit kronis yang berkaitan dengan inflamasi, stres oksidatif, dan gangguan metabolik. Namun, translasi temuan praklinik senyawa fenolik ke dalam manfaat klinis yang konsisten masih menghadapi berbagai tantangan. Artikel ini bertujuan menyajikan sintesis terintegrasi mengenai senyawa fenolik sebagai agen terapeutik translasi dengan menekankan keterkaitan antara karakteristik kimia, mekanisme farmakologis, keterbatasan farmakokinetik, dan implikasi farmasi klinis. Artikel disusun menggunakan pendekatan narrative review terhadap literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa senyawa fenolik memodulasi berbagai jalur molekuler yang berperan dalam inflamasi, stres oksidatif, metabolisme, dan fungsi endotel. Namun, bioavailabilitas oral yang rendah dan variabilitas respons individu membatasi efektivitas klinisnya. Oleh karena itu, senyawa fenolik lebih tepat diposisikan sebagai terapi adjuvan atau agen preventif dibandingkan sebagai pengganti terapi standar, sehingga diperlukan pendekatan translasi yang terintegrasi dan berbasis farmasi klinis.
Peningkatan Literasi Laboratorium melalui Kegiatan Pengenalan Alat dan Keselamatan Kerja Siswa SMA Agus, Wahyuni; Bunyamin, Andi Bulqiah Nur; Anggraeni, Rieka Nurul Dwi; Rahman, Noer Fauziah; Kartika, Andi Eka
Matano: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/matano.v2i2.4777

Abstract

Pembelajaran sains abad ke-21 menuntut keterampilan proses ilmiah melalui kegiatan praktikum laboratorium. Namun, pemahaman siswa sekolah menengah mengenai penggunaan alat laboratorium dan penerapan keselamatan serta kesehatan kerja (K3) masih belum optimal. Kondisi ini juga ditemukan pada siswa SMA IT Al Qalam Gowa yang telah melaksanakan praktikum tetapi belum didukung program pengenalan laboratorium yang sistematis. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi laboratorium siswa melalui pemahaman fungsi alat, prosedur praktikum dasar, dan standar keselamatan kerja. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap utama, yaitu persiapan melalui koordinasi dan penyusunan materi, pelaksanaan berupa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik sederhana, serta evaluasi melalui diskusi interaktif dan observasi partisipasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap penggunaan alat laboratorium, kepatuhan terhadap prosedur praktikum, serta kesadaran penerapan K3. Pendekatan berbasis praktik langsung juga meningkatkan kepercayaan diri dan minat siswa terhadap pembelajaran sains berbasis eksperimen. Program pengenalan laboratorium ini efektif dalam menjembatani kesenjangan antara ketersediaan fasilitas dan kesiapan siswa, serta berpotensi memperkuat budaya keselamatan laboratorium dan kualitas pembelajaran sains di sekolah menengah.