Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Exploring students’ barriers in reading digital books: A case study of English education students at IAIN Palopo Furwana, Dewi; Teresa Linse, Caroline; Andriani, Nur; Mifta, Nurul
JEES (Journal of English Educators Society) Vol 10 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/jees.v10i1.1927

Abstract

Technological advancements have transformed education, including the use of digital books as learning media. Despite their potential, many students still encounter obstacles in accessing and utilizing digital books effectively. This study investigates the barriers faced by students of the English Language Education Study Program at IAIN Palopo in reading digital books. Using a qualitative case study approach, data were collected through unstructured interviews with 12 students from the Faculty of Education and Teacher Training. The data were analyzed through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results reveal seven primary barriers: (1) limited device storage and low battery life hinder access to digital books (Device Access); (2) unstable internet connections in students' local areas affect accessibility (Internet Connectivity); (3) prolonged screen time leads to eye strain (Eyestrain); (4) students experience dizziness and fatigue after extended reading sessions (Reading Fatigue); (5) distractions from social media notifications reduce focus (Concentration and Retention); (6) unattractive digital book formats discourage engagement (Format Issues); and (7) some students cannot access certain materials due to financial constraints (Socioeconomic Barriers). These findings highlight the need for more accessible and student-friendly digital reading solutions. HIGHLIGHTS: Technological and infrastructural limitations such as insufficient device storage, batteryissues, and unstable internet are major obstacles impeding students’ access to digital books. Physiological and cognitive barriers, including digital eye strain, reading fatigue, anddistractions from mobile notifications, significantly reduce reading comprehension andretention. Socioeconomic factors and format-related discomfort, such as unaffordable e-books andpoor digital design, further hinder equitable and effective engagement with digital learningresources.
ISPA merupakan penyakit infeksi pernafasan akut yang menyerang pernafasan atas atau bawah yang biasanya disebabkan karena bakteri atau virus,yang disebabkan oleh agen infeksi yang cara penularannya dari manusia kemanusia. ISPA merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular didunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi fisik rumah dengan kejadian ISPA di Desa Labuang Rano Kecamatan Tapalang Barat. Kondisi fisik yang menja Mifta, Nurul; Ahmad, Haeranah; Ashari, Agus Erwin; Akbar, Fajar
Jurnal Kesehatan Lingkungan Mapaccing Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/mpc.v3i2.1767

Abstract

ISPA merupakan penyakit infeksi pernafasan akut yang menyerang pernafasan atas atau bawah yang biasanya disebabkan karena bakteri atau virus,yang disebabkan oleh agen infeksi yang cara penularannya dari manusia kemanusia. ISPA merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular didunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi fisik rumah dengan kejadian ISPA di Desa Labuang Rano Kecamatan Tapalang Barat. Kondisi fisik yang menjadi tujuan adalah ventilasi, pencahayaan, kelembaban, suhu dan kepadatan hunian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain studi cross sectional. Sampel diambil secara simple random sampling yaitu pengambilan secara acak. Lokasi penelitian  dilaksanakan di Desa Labuang Rano Kecamatan Tapalang Barat pada bulan Maret  sampai April 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Labuang Rano sebanyak 252 orang. Instrumen penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner,menyajikan data dalam bentuk tabel dan narasi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 33 respondem penderita ISPA,Ventilasi rumah yang tidak memenuhi syarat 63 (25,2%), Pencahayaan rumah yang tidak memenuhi syarat 41 (16,3%), Suhu rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 127 (50,4%), Kelembaban rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 111 (44,0%), Kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat sebanyak 101(40,1%). Saran dari penelitian ini yaitu agar masyarakat tetap memperhatikan kondisi rumah agar penyakit ISPA dapat dengan mudah teratasi.