Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Gerakan Desa Hijau: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan Fitri Dewi Inayah Nasution; Ahmad afandi surbakti
MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober : MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mengabdi.v3i5.1896

Abstract

This study examines the Green Village Movement as a form of community empowerment in environmental conservation at Jl. Sosro Gg. Amban, Bandar Selamat Subdistrict. The increasing environmental degradation has encouraged local community-based initiatives to sustain environmental preservation. The Green Village Movement integrates active participation of residents in activities such as greening, waste management, and natural resource conservation through a bottom-up approach. This research employs a descriptive qualitative method with data collected through interviews, participatory observation, and document studies. The results indicate that the movement effectively empowers the community to actively maintain cleanliness and environmental beauty, while enhancing social solidarity. Despite challenges such as limited funding and awareness, the Green Village Movement positively impacts environmental quality and social life. This study concludes that the community empowerment model based on the Green Village Movement can be replicated as an effective sustainable rural development strategy.
Determination of Internal and External Factors in Sharia Investment Management Optimization Sinta Sintia Br. Karo; Pani Akhiruddin Siregar; Ahmad Afandi Surbakti
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 1: Sharia Governance and Sustainable Finance: Ethical Transformation in the Digital and G
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i1.358

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi optimalisasi manajemen investasi syariah di Indonesia. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana literasi keuangan, kompetensi investor, manajemen risiko, serta perkembangan instrumen pasar modal syariah berkontribusi terhadap efektivitas pengelolaan investasi. Pendekatan kualitatif digunakan melalui analisis literatur dari jurnal nasional terakreditasi dan penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti literasi keuangan syariah, tingkat pemahaman investor, sikap religiusitas, dan kemampuan manajemen portofolio berperan signifikan dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan investasi. Sementara itu, faktor eksternal meliputi regulasi pemerintah, perkembangan pasar modal syariah, dukungan lembaga keuangan, serta kemajuan teknologi digital turut mendorong peningkatan partisipasi dan kinerja investasi syariah. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi investasi syariah membutuhkan sinergi antara peningkatan kapasitas individu dan penguatan ekosistem pasar modal syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, regulator, dan praktisi dalam mengembangkan strategi investasi yang sesuai dengan prinsip syariah dan kondisi pasar yang dinamis.
Sharia Financial Management Strategies in Improving the Effectiveness of Sharia Investment Management Fara Natasya Hamzah Lubis; Ahmad Afandi Surbakti; Pani Akhiruddin Siregar
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sharia Governance and Sustainable Finance
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen keuangan syariah yang berperan dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan investasi syariah. Industri keuangan syariah menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada sektor investasi syariah, yang didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi yang beretika, transparan, dan bebas spekulasi, serta inovasi produk dan platform digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur dengan analisis isi terhadap jurnal ilmiah, buku, laporan industri, dan dokumen resmi lembaga terkait yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan fungsi manajerial yang sistematis, kepatuhan terhadap prinsip syariah, tata kelola syariah yang kuat, serta manajemen risiko berbasis aset riil menjadi faktor kunci dalam membentuk portofolio yang stabil dan berkelanjutan. Selain itu, perkembangan teknologi digital, termasuk fintech syariah dan aplikasi investasi digital, memberikan peluang besar untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas investasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pengelola investasi, peningkatan literasi investor, serta integrasi teknologi digital untuk memperkuat efektivitas pengelolaan investasi syariah di era modern.
Optimizing Sharia Investment Portfolio Management through Sharia Screening and Risk Management Strategies Imelda Saragih; Ahmad Afandi Surbakti; Pani Akhiruddin Siregar
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 1: Sharia Governance and Sustainable Finance: Ethical Transformation in the Digital and G
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i1.368

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji upaya optimalisasi pengelolaan portofolio investasi syariah melalui penerapan screening syariah serta strategi manajemen risiko yang efektif. Dalam praktiknya, investasi syariah harus memastikan bahwa setiap aset yang dipilih telah memenuhi prinsip-prinsip syariah, sehingga proses penyaringan menjadi komponen inti dalam memastikan kesesuaian kegiatan investasi dengan nilai-nilai Islam, sebagaimana ditegaskan oleh Al-Mustafa (2023). Di sisi lain, penguatan pengelolaan risiko merupakan keharusan karena lembaga keuangan syariah berhadapan dengan berbagai potensi risiko seperti risiko pasar, operasional, likuiditas, hingga risiko pembiayaan (Dianto & Udin, 2023; Marbun, 2022). Meningkatnya ketertarikan generasi muda terhadap pasar modal syariah turut memperkuat urgensi pengelolaan portofolio yang responsif dan adaptif (Faizah, 2023). Kajian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menyusun dan menelaah temuan relevan terkait strategi investasi, risiko, mekanisme screening syariah, serta peluang dan tantangan industri keuangan syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi portofolio dapat dicapai melalui penerapan screening syariah yang ketat, penguatan manajemen risiko, diversifikasi aset, dan peningkatan tata kelola lembaga keuangan syariah. Dengan langkah tersebut, portofolio investasi syariah dapat berkembang secara lebih stabil, aman, dan berkelanjutan sejalan dengan dinamika sektor keuangan modern.
Risk Management Analysis and Business Opportunity Identification in Sharia Investment Development Ahmad Muhajir; Pani Akhiruddin Siregar; Ahmad Afandi Surbakti
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sharia Governance and Sustainable Finance
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i2.378

Abstract

This article explores the role of risk management and business opportunity mapping in enhancing the development of Sharia-compliant investments, drawing on recent studies discussing Islamic investment concepts, risk control mechanisms, investor behavior, and the evolution of the halal industry. Sharia-based investments possess distinct characteristics due to their obligation to comply with Islamic principles, including the prohibition of riba, gharar, and maysir. As a result, the risks involved extend beyond financial aspects to include Sharia compliance risks. Based on a comprehensive literature review of nationally indexed journals, this study identifies various types of risks such as market, liquidity, operational, credit, and Sharia compliance risks, along with management strategies including prudential assessment, portfolio diversification, strengthened Sharia governance, and the use of digital technologies. The article also highlights emerging business opportunities within the Islamic investment landscape, particularly in the halal industry, Islamic fintech, sukuk instruments, Sharia mutual funds, and Sharia-based financing schemes. The findings indicate that strengthening risk mitigation strategies while optimizing business opportunities can support sustainable growth in Sharia investment. This study contributes academically to the understanding of Islamic investment dynamics and serves as a practical reference for investors and Islamic financial institutions.
Implementation of Sharia Investment in Islamic Banking: Analysis of Principles, Contracts, and Challenges in Strengthening the Islamic Financial System Fatih Siraj; Pani Akhiruddin Siregar; Ahmad Afandi Surbakti
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sharia Governance and Sustainable Finance
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i2.383

Abstract

The development of Islamic banking in Indonesia has shown significant growth, with Islamic investment serving as a key pillar in strengthening the Sharia-based financial system. However, its implementation still faces challenges, including low Islamic financial literacy, limited product innovation, and the need to strengthen governance and risk management. This study aims to analyze the implementation of Islamic investment in Islamic banking by examining its principles, contracts, and challenges in supporting Sharia economic growth. The research employs a qualitative approach using a literature study method by reviewing and analyzing relevant scientific sources related to Islamic investment and banking practices. The results indicate that Islamic investment based on mudharabah, musyarakah, murabahah, and ijarah contracts plays an important role in improving Islamic banking performance, particularly when supported by technological innovation and adequate regulatory frameworks. In conclusion, strengthening financial literacy, enhancing product innovation, and improving governance are essential strategies to optimize Islamic investment and promote the sustainability of Islamic banking in supporting national economic development.