Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kepadatan Lapisan Tanah Menggunakan Metode Sand Cone: Studi Kasus pada Ruas Jalan Kancebungi Liana Banggai, Desa Gundu-Gundu Rausy, Endang Pratiwi; Mokui, Minson Simatupang Hasmina Tari
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8227

Abstract

Pemadatan tanah dasar merupakan salah satu tahap paling krusial dalam pekerjaan konstruksi jalan karena berpengaruh langsung terhadap kekuatan, kestabilan, dan daya dukung lapisan perkerasan. Tanah dasar yang memiliki derajat kepadatan rendah dapat menyebabkan deformasi, retak, atau penurunan permukaan jalan. Oleh karena itu, evaluasi terhadap tingkat kepadatan lapangan perlu dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan standar teknis yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepadatan lapisan tanah menggunakan metode Sand Cone pada ruas Jalan Kancebungi Liana Banggai, Desa Gundu-Gundu, serta menganalisis variasi nilai derajat kepadatan di setiap stasiun pengujian sebagai indikator keseragaman pemadatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan pelaksanaan uji lapangan berdasarkan SNI 03-2828-2011 dan ASTM D1556-00, serta uji Standard Proctor di laboratorium sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai derajat kepadatan tanah bervariasi antara 77,03% hingga 101,56%, di mana hanya stasiun STA 1+600 yang memenuhi standar minimal ≥95%. Variasi ini dipengaruhi oleh perbedaan jenis dan sifat tanah, kadar air, intensitas alat pemadat, serta faktor lingkungan seperti kelembapan dan topografi lokasi. Analisis menunjukkan bahwa kadar air yang tidak optimum mengurangi efisiensi pemadatan dan menghasilkan distribusi kepadatan yang tidak seragam. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pemadatan sangat bergantung pada keseragaman material, pengendalian kadar air mendekati nilai optimum, dan penerapan metode pemadatan yang konsisten. Penelitian ini merekomendasikan pemadatan ulang pada titik di bawah standar, peningkatan pengawasan mutu lapangan, serta penerapan monitoring kadar air dan tekanan alat pemadat secara real time untuk menjamin mutu dan stabilitas tanah dasar pada proyek jalan di wilayah tropis lembap.
Impact of Heavy Vehicles on Urban Road Performance Using Indonesian Highway Capacity Guidelines 2023: A Case Study of an Urban Arterial Road in Kendari City Indonesia Nuhun, Ridwan Syah; Welendo, La; Siolimbona, Indra; Rausy, Endang Pratiwi; Anwar, Muhamad
Civil and Sustainable Urban Engineering Volume 6 - Issue 1 - 2026
Publisher : Tecno Scientifica Publishing & Society of Tropical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53623/csue.v6i1.952

Abstract

Big trucks totally mess up traffic in cities, specially when mixed in with cars n bikes. This study evaluates the impact of heavy vehicles on Z. A. Sugianto Road, Kendari City, using the updated Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI 2023). We ran a three-day traffic survey during the busy morning, midday, and evening rushes. It captured things like traffic volumes, mix of vehicles, speeds, and those nagging side frictions. From there, we calculated roadway capacity, degree of saturation (DS), and Level of Service (LOS) under two setups: one with heavy vehicles and one without. The numbers tell a clear story—heavy vehicles make up just 4.2–5.3% of the traffic, but they bump DS up from 0.42 to 0.47 and drop LOS from B to C. Side frictions cut the effective capacity even more, from 6,800 down to 5,461 pcu/h. Overall, the new PKJI 2023 parameters do a better job spotting how heavy vehicles mess with urban mixed traffic. This work gives real-world tips for city traffic managers, like controlling heavy vehicles, tackling side frictions, and checking performance regularly to keep roads safe and running smoothly.