Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Valuasi Keberadaan dan Manfaat Ruang Terbuka Hijau (Studi Kasus: Kebun Raya Tua Tunu, Kota Pangkal Pinang) Caesar, Muhammad Yusuf; Widiana, Divina Aufa; Tamami, Khoirul; Kholisah, Sahda; Fitriansyah, Hadi
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 8, No 2 (2025): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v8i2.2848

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai nilai ekonomi jasa ekosistem di Kebun Raya Tua Tunu, Kota Pangkalpinang, dengan fokus pada fungsi penyediaan air dan penyerapan karbon. Pendekatan yang digunakan mengombinasikan market price approach dan benefit transfer, didukung oleh analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), survei lapangan, serta teknik geotagging untuk menentukan batas dan zonasi aktual kawasan. Berdasarkan hasil survei, kawasan seluas 60,85 hektare terbagi dalam enam zona utama, koleksi, pengembangan, pariwisata, pengelola, penerima, dan jalan yang memiliki kontribusi berbeda terhadap fungsi ekologis. Hasil analisis menunjukkan kemampuan infiltrasi sekitar 767,6 juta m³ air per tahun dengan nilai ekonomi Rp611,54 miliar per tahun, serta penyerapan karbon sebesar 10.627 ton CO? per tahun bernilai Rp17,45 miliar per tahun. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan hasil penelitian sebelumnya karena perbedaan luasan, kepadatan vegetasi, dan kapasitas infiltrasi kawasan. Temuan ini menegaskan peran strategis Kebun Raya Tua Tunu sebagai penyangga ekologis perkotaan. Rekomendasi utama penelitian ini adalah integrasi hasil valuasi ke dalam kebijakan konservasi dan green budgeting daerah untuk mendukung pengelolaan ruang terbuka hijau secara berkelanjutan.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKSESIBILITAS AIR BERSIH NON-PERPIPAAN DI WILAYAH PERKOTAAN: KELURAHAN JERAMBAH GANTUNG, KOTA PANGKAL PINANG Ajrina, Fadiah Izzah; Kholisah, Sahda
Tata Kota dan Daerah Vol. 18 No. 1 (2026): Jurnal Tata Kota dan Daerah
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.takoda.2026.018.01.5

Abstract

Kelurahan Jerambah Gantung di Kota Pangkalpinang menghadapi tantangan serius dalam aksesibilitas air bersih, yang meliputi jarak, kualitas air, biaya, serta waktu yang diperlukan masyarakat untuk memperoleh air bersih. Mayoritas penduduk masih bergantung pada sumur bor sebagai sumber air utama, meskipun sumber tersebut kerap tidak memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor utama yang memengaruhi aksesibilitas air bersih di wilayah tersebut, menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode analisis regresi linear berganda. Data primer dikumpulkan melalui observasi lapangan dan kuesioner yang melibatkan 261 responden, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen resmi dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga faktor utama, yaitu lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan air, jenis pelayanan air yang digunakan, dan ketersediaan air, secara signifikan memengaruhi aksesibilitas. Analisis juga mengungkapkan bahwa faktor teknis seperti kerusakan pipa dan kualitas air memiliki pengaruh yang lebih kecil dibandingkan faktor jarak dan waktu. Temuan ini menunjukkan perlunya upaya terintegrasi untuk memperbaiki infrastruktur air bersih, meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air, serta memastikan distribusi yang merata di seluruh wilayah. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup penguatan kapasitas teknis dan kelembagaan dalam penyediaan air bersih, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung keberlanjutan lingkungan