Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI AREA LAHAN BASAH Pashar, Imran; Nasution, Tina Handayani; Ayu Lestari, Hayatus Sa’adah
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i2.61670

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian secara global sesuai data menurut World Health Organization (WHO) . Kondisi ini menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah lahan basah Indonesia, di mana faktor lingkungan, sosial, dan gaya hidup berperan dalam meningkatkan risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko terjadinya PJK pada masyarakat yang tinggal di wilayah lahan basah. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectoional analitik dengan populasi sebanyak 100 responden dengan perhitungan rumus slovin didapatkan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis untuk menganalisis faktor-faktor risiko terjadinya penyakit jantung coroner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan jenis kelamin dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,002, terdapat hubungan riwayat keluarga dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,004, terdapat hubungan kebiasaan merokok dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,001, terdapat hubungan riwayat hipertensi dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,005, terdapat hubungan riwayat DM dengan penyakit jantung koroner dengan nilai ρ=0,006.. Temuan ini menegaskan bahwa diperlukan edukasi kesehatan dan upaya promotif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah lahan basah terhadap faktor risiko PJK serta pentingnya pengendalian tekanan darah dan perubahan gaya hidup sehat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT AREA GAMBUT MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN MINYAK ATSIRI BERBAHAN DAUN GALAM Pashar, Imran; Ayu Lestari, Hayatus Sa’adah; Idris, Muddatstsir
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2795

Abstract

The Peat Hydrological Area (KHG) in South Kalimantan in 2023 covered approximately 238,465 hectares. In Pandahan Village, Tanah Laut Regency, approximately 50 hectares of land are covered with wild galam plants. Galam plants are native to peatlands that naturally associate with endophytic fungi and have the potential to produce essential oils of high economic value as an Indonesian export commodity. Until now, galam has only been used by some communities for firewood without further processing. This Student Creativity Program (PKM) aims to empower farmer groups to acquire the knowledge, skills, and managerial abilities to process galam leaves into essential oils. Activities are carried out using a participatory method through demonstrations and simulations. The program is implemented in three stages: planning, implementation, and evaluation. The activity took place from July 5–19, 2025, in Pandahan Village with 30 participants. Pre-test results showed that only 10% of participants knew the process of processing galam leaves. Following the training and mentoring, post-test results improved significantly, with 100% of participants able to successfully process galam leaves into essential oil. The program continues through monitoring activities to ensure ongoing skill improvement.