Tia Hanny Hapsari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Multikultural sebagai Sarana Pembentukan Karakter Inklusif di Era Globalisasi Tia Hanny Hapsari; Dina Lutfa Azizi; Marli Marsella Handayani; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i1.6098

Abstract

Pendidikan multikultural berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik yang inklusif, toleran, dan berkeadilan sosial di tengah tantangan globalisasi. Globalisasi membawa arus informasi dan pertukaran budaya yang cepat, namun juga berpotensi menimbulkan konflik identitas apabila tidak diimbangi dengan pemahaman lintas budaya yang baik. Melalui pendekatan pendidikan yang menghargai keberagaman, siswa didorong untuk memiliki kesadaran kritis terhadap perbedaan serta sikap empatik terhadap sesama. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai literatur akademik terkait pendidikan multikultural dan pembentukan karakter inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural dapat diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai kemanusiaan dalam kurikulum, keteladanan guru, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat interaksi lintas budaya. Dengan dukungan seluruh pihak, pendidikan multikultural dapat menjadi sarana strategis dalam membentuk generasi berkarakter inklusif, adaptif, dan beradab di era globalisasi.
TRADISI PERNIKAHAN ADAT JAWA: STUDI LAPANGAN TRADISI PERNIKAHAN ADAT JAWA DI DESA BUMIRESO, KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO Tia Hanny Hapsari; Takhta Alfina; Nur Fais; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6716

Abstract

Pernikahan dalam ajaran Islam diposisikan sebagai ibadah yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan, dengan tujuan membentuk rumah tangga yang dilandasi ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan. Bagi masyarakat Jawa, pernikahan tidak sekadar dimaknai sebagai penyatuan dua individu secara sah, melainkan juga sebagai peristiwa adat yang mengandung nilai budaya, makna simbolik, serta warisan kearifan lokal yang terus dipertahankan. Rangkaian adat pernikahan Jawa meliputi beberapa prosesi, seperti nontoni, lamaran, siraman, midodareni, akad nikah, hingga panggih, yang hingga saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat. Keberadaan prosesi adat tersebut memunculkan kajian mengenai keselarasan antara praktik budaya dan ketentuan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan adat pernikahan tradisi Jawa dari sudut pandang Islam serta memahami bentuk perpaduan antara nilai budaya Jawa dan ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pelaksanaan upacara pernikahan adat Jawa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kesesuaian adat dengan prinsip-prinsip Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pernikahan Jawa pada umumnya dapat diterima dalam Islam selama tidak mengandung unsur kemusyrikan, kepercayaan mistis, maupun praktik yang bertentangan dengan ajaran akidah dan hukum Islam. Oleh karena itu, pelestarian adat pernikahan Jawa dapat terus dilakukan selama dimaknai sebagai simbol budaya dan diselaraskan dengan nilai-nilai keislaman.