Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROFIL METABOLIT MINUMAN FERMENTASI KOMBUCHA DAUN CENGKEH (SYZYGIUM AROMATICUM (l.) MERR. & L. M. PERRY) Tangapo, Agustina Monalisa; Kolompoy, Erika
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kombucha merupakan minuman fermentasi yang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Umumnya fermentasi kombucha dapat menggunakan berbagai jenis daun sebagai substrat. Dalam penelitian ini kombucha difermentasi menggunakan substrat daun cengkeh sebagai media fermentasi. Daun cengkeh yang diketahui mengandung senyawa fenolik yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kandungan antioksidan kombucha. Pendekatan analisis metabolomik dilakukan agar diperoleh informasi profil metabolit kombucha untuk mengetahui manfaat dari kombucha. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis profil metabolit minuman fermentasi kombucha daun cengkeh (Syzygium aromaticum). Proses fermentasi kombucha daun cengkeh dilakukan selama tujuh hari dengan konsentrasi gula 10%, 0,8% daun cengkeh, dengan penambahan SCOBY dan 10% starter larutan kombucha sebelumnya. Analisis profil metabolit dilakukan menggunakan GC-MS. Hasil analisis metabolomik tak-tertarget pada kombucha daun cengkeh memperoleh 25 senyawa metabolit yang didominasi oleh senyawa 3-Deoxy-d-mannoic lactone (22,8%); 5-Mercaptotetrazole (13,77%); dan 5-Hydroxymethylfurfural. Penelitian ini menambah pengetahuan tentang profil metabolit kombucha berbasis daun cengkeh dan bioaktivitas kombucha daun cengkeh melalui analisis dari hasil metabolit yang teridentifikasi. Informasi dari hasil penelitian ini dapat meningkatkan inovasi produk minuman fungsional berbasis fermentasi.
PSIKOBIOTIK KOMBUCHA CENGKEH (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M Perry) SEBAGAI ALTERNATIF HERBAL ANTIDEPRESAN Sanggor, Jeanette; Kolompoy, Erika; Taroreh, Julio; Saranga, Rafael; Tangapo, Agustina Monalisa
Berita Biologi Vol 23 No 2 (2024): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan depresi terjadi akibat keseimbangan neurotransmiter (norepinefrin, dopamin dan serotonin) terganggu seperti kurangnya kadar serotonin yang menjadi salah satu faktor penting terjadinya gangguan depresi. Kombucha merupakan minuman hasil fermentasi teh dan gula dengan simbiosis bakteri dan yeast. Daun cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M. Perry) memiliki kandungan minyak atsiri mencapai 2-3%, dengan kadar eugenol antara 80-85%. Eugenol pada cengkeh sendiri dapat memperbaiki kadar neurotransmiter pada otak dengan menghambat monoamin-oksidase. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik psikobiotik kombucha cengkeh dan potensinya sebagai herbal antidepresan. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis karakteristik kimia dan mikrobiologi kombucha, uji organoleptik, analisis metabolomik dan uji aktivitas antidepresan. Berdasarkan hasil penelitian, minuman herbal kombucha cengkeh memiliki potensi psikobiotik sebagai inovasi pengembangan alternatif herbal antidepresan. Berdasarkan analisis karakteristik kimia dan mikrobiologi serta organoleptik, variasi kombucha cengkeh yang direkomendasikan ialah pada varian gula 20% dan lama fermentasi 14 hari. Hasil uji aktivitas antidepresan menunjukkan kombucha cengkeh memiliki potensi antidepresan karena adanya penurunan waktu imobilitas pada tikus.  
Rhizophora apiculata Kombucha Fermented Beverage: Secondary Metabolite Content and Antioxidant Activity Tangapo, Agustina Monalisa; Mambu, Susan Marlein; Siahaan, Parluhutan; Kolompoy, Erika; Pasassa, Marsia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.12349

Abstract

Kombucha is a functional beverage produced by the fermentation of bacteria and yeast (SCOBY). This fermented beverage contains various bioactive compounds with antioxidant potential. Rhizophora apiculata is a mangrove plant that contains bioactive compounds with rich health benefits. Based on this, modifying kombucha fermentation with a mangrove leaf tea substrate can increase kombucha's effectiveness as an antioxidant. This study aims to analyze the secondary metabolite content profile and antioxidant activity of R. apiculata kombucha. Kombucha fermentation was carried out for seven days with a 10% sugar concentration. Analysis of the secondary metabolite content profile of R. apiculata kombucha was carried out using GC–MS analysis. Antioxidant activity was evaluated using the DPPH assay. The results showed a decrease in pH during the fermentation period and an increase in total acidity. The results of GC–MS analysis of R. apiculata kombucha showed 23 secondary metabolite compounds with varying retention times, area sizes, and chemical structures. The composition of the identified compounds was dominated by acetic acid (26.9%), 5-hydroxymethylfurfural (HMF, 12.38%), N′-(diaminomethylidene) butanehydrazide (7.68%), 1,2,3-propanetriol, 1-acetate (6.91%), and methyl α-D-rhamnopyranoside (5.12%). R. apiculata kombucha has the potential to act as an antioxidant, with an IC₅₀ value of 27.16 ppm, which is classified as a very strong antioxidant.