Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Teks Multimodal dalam Perancangan Soal Literasi Bagi Guru Bahasa Indonesia SMP Se-Kabupaten Sragen Joko Purwanto; Umi Faizah; Dea Permataningtyas; Riska Amelia; Tarisa Finanda
Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial Vol. 2 No. 4 (2025): November : Masyarakat Berkarya : Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karya.v2i4.2332

Abstract

The need to strengthen literacy in Indonesian language learning requires teachers to be innovative in designing assessment instruments that are relevant to current developments. One approach that can be used is the application of multimodal texts, namely texts that combine various communication modes such as writing, images, sound, and symbols to convey meaning more comprehensively. This community service program was carried out with the aim of improving the competence of Indonesian language teachers at the junior high school level throughout Sragen Regency in developing literacy questions based on multimodal texts that align with the demands of the Independent Curriculum. The activity was carried out through two months of intensive training and mentoring, which included a theoretical understanding of the concept of multimodal texts, analysis of sample questions, and practice in developing literacy-based assessment instruments. The results of the activity showed a significant increase in teachers' understanding of the principles of multimodal texts and their ability to design questions that challenge students' critical and creative thinking skills. Through this program, teachers not only gained new knowledge but also were motivated to be more adaptive to developments in digital media and innovation in learning. Thus, this activity contributed to improving the quality of Indonesian language learning that is contextual, interactive, and meaningful for students.
ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KONTEN DAKWAH DIGITAL USTADZ ADI HIDAYAT: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Tarisa Finanda; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/sr3tgr75

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan alih kode dan campur kode dalam konten dakwah digital Ustadz Adi Hidayat yang diunggah melalui fitur reels Instagram pada akun @kajianustadzadihidayat.lc. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan lisan dalam video dakwah. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan transkripsi, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi serta mengklasifikasikan satuan lingual yang mengandung alih kode dan campur kode berdasarkan teori sosiolinguistik Abdul Chaer, klasifikasi alih kode menurut Suwito, serta klasifikasi campur kode menurut Suandi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode kerap digunakan dalam penyampaian dakwah digital. Alih kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab digunakan untuk menyampaikan dalil dan konsep keagamaan, sedangkan campur kode muncul dalam bentuk penyisipan istilah-istilah religius untuk memperjelas makna dan menyesuaikan dengan audiens media sosial. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode berfungsi sebagai strategi komunikasi yang mendukung efektivitas penyampaian pesan dakwah di media digital.