Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Anti-Rokok bagi Santri Pondok Pesantren: Strategi Pencegahan Perilaku Merokok Sejak Dini Hapsari, Restiana Kartika Mantasti; Seambaga, Alvian Aditya; Ramadhanti, Alya Sagita; Oktaria, Salma Nida
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dx9snm28

Abstract

Kebiasaan merokok di kalangan remaja pesantren menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena meningkatkan risiko penyakit kronis dan menurunkan kualitas hidup. Pondok Pesantren Hidayatul Mutaalimin, Desa Awang Bangkal Barat, Kabupaten Banjar, dipilih sebagai lokasi pengabdian masyarakat untuk menekan potensi perilaku merokok melalui edukasi berbasis Health Belief Model (HBM). Kegiatan dilaksanakan pada 12 Agustus 2025 dengan melibatkan 48 santri berusia 13–17 tahun. Metode mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi dampak rokok pada kapas, serta penempelan stiker dan poster Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di area strategis pondok. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan kenaikan rata-rata nilai dari 80,39 menjadi 88,33 dengan 65,5% peserta mengalami peningkatan skor, disertai perubahan sikap yang lebih menolak rokok. Monitoring jangka menengah pada 16 September 2025 memperlihatkan lingkungan pondok bebas asap rokok, sementara stiker dan poster KTR tetap terpasang rapi sebagai pengingat efektif. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi edukasi HBM dan media visual sederhana dapat meningkatkan kesadaran dan membentuk perilaku sehat, sehingga layak direplikasi di lembaga pendidikan berbasis agama lainnya sebagai strategi promotif dan preventif terhadap kebiasaan merokok remaja.  
UPAYA KOMUNITAS DALAM MENCEGAH SEKS PRANIKAH DI KALANGAN REMAJA MODERN DI SMK PGRI BANJARBARU Rahma, Amelia; Hapi, Muhammad; Prahesti, Aninditya; Maharani, Araya; Fitriani; Oktaria, Salma Nida; Wulandari, Anggun
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3523

Abstract

Adolescents are a vulnerable age group prone to making impulsive decisions, including in the context of sexual behavior. The lack of reproductive health education in schools causes many students to have inadequate understanding of the risks of premarital sex. Yet, this behavior can have serious impacts on adolescents' physical, psychological, and social well-being. Therefore, an effective and engaging educational intervention is necessary for this age group. This activity aimed to increase the knowledge and awareness of students at SMK PGRI Banjarbaru about the risks of premarital sexual behavior. The method used was interactive counseling with a participatory approach, including material presentations, discussions, and pre-test and post-test evaluations to measure knowledge improvement. The results showed a significant increase in knowledge among almost all participants, as indicated by higher post-test scores compared to pre-test scores. No student experienced a decrease in score. Discussions were active, demonstrating students' engagement in understanding the material and relating it to real-life situations. The counseling also encouraged students to be more open and critical in facing social pressures related to sexual behavior. In conclusion, interactive counseling proved to be effective in increasing students’ knowledge of premarital sex risks and created a healthy and educational space for adolescents.