Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Identitas Budaya oleh Karyawan Divisi Marketing Communication di Kantor Pusat Bank Tabungan Negara Jakarta Pusat Valerian, Vanessa; Fajarina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan identitas budaya oleh karyawan divisi Marketing Communication di Kantor Pusat Bank Tabungan Negara (BTN) Jakarta Pusat. Menggunakan metode penelitian kualitatif, studi ini didasarkan pada teori Manajemen Identitas. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan karyawan divisi Marketing Communication serta observasi partisipatif di lingkungan kerja mereka. Penelitian ini menemukan bahwa identitas budaya memainkan peran penting dalam membentuk interaksi dan komunikasi antar karyawan. Karyawan di divisi ini berasal dari berbagai latar belakang budaya yang menciptakan tantangan komunikasi namun juga peluang untuk kolaborasi yang lebih kaya. Studi ini mengidentifikasi beberapa elemen utama dari penerapan identitas budaya termasuk kompetensi, identitas budaya, identitas relasional, face, dan facework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan penerapan identitas budaya sangat bergantung pada kemampuan karyawan untuk menavigasi perbedaan budaya dan membangun komunikasi yang efektif. Selain itu, ditemukan juga kendala-kendala yang dihadapi seperti perbedaan persepsi dan nilai budaya yang dapat menghambat kerja sama tim. Dengan memahami dinamika identitas budaya ini, organisasi dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mendukung keragaman budaya dan meningkatkan kinerja tim. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur tentang manajemen identitas budaya di tempat kerja dan menawarkan wawasan praktis bagi pengelolaan komunikasi antar budaya dalam konteks organisasi perbankan.
Efektivitas Konsumsi Rutin Beras Merah Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Fajarina; Linda Adriani; Mursyid Yahya
Indonesia Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM), merupakan suatu masalah kesehatan yang prevalensinya semakin meningkat, mempunyai resiko besar bila terjadi komplikasi serius, dan sering mengakibatkan kematian. DM menjadi perhatian karena termasuk kelompok metabolik dengan karakteristik hiperglikemia (tingginya kadar glukosa darah) yang terjadi salah satunya karena gaya hidup. Salah satu upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah pengaturan pola makan yang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui kadar gula darah kelompok kontrol dan kelompok intervensi sebelum dan sesudah konsumsi rutin beras merah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kuala Kabupaten Bireuen. Desain Penelitian analitik eksperiment dengan pendekatan case cntrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling, jumlah sampel yang ditentukan sebanyak 10 orang kelompok intervensi dan 10 orang kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Asymp.sig (2-tailed) sebesar 0,001 lebih kecil < nilai probabilitas 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, berarti ada pengaruh konsumsi rutin beras merah terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Kuala Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen. Diharapkan kepada masyarakat khususnya pasien DM untuk dapat mengkonsumsi rutin beras merah sebagai salah satu upaya atau aternatif penurunan kadar gula darah.
Strategi Humas BAZNAS RI dalam Memperbaiki Citra Lembaga (Studi Kasus Pemberitaan Negatif BAZNAS di Media Online) Mas'ud; Fajarina
KOMUNIKA Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Komunika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/komunika.v13i1.22127

Abstract

This study analyzes the communication strategies used by the Public Relations Department of BAZNAS RI to restore the institution’s image following negative online media coverage between 2022 and 2024. The controversies centered on alleged misappropriation of zakat funds in regional BAZNAS offices and BAZNAS RI’s partnership with McDonald’s Indonesia, both of which threatened public trust. Using a qualitative case study method based on Robert K. Yin’s framework, data were collected through in-depth interviews with key informants and analysis of media content and official statements. The study applies the Excellence Theory by Grunig and Hunt, Ronald D. Smith’s Strategic Public Relations Theory, and the image-building concept by Soemirat and Ardianto. BAZNAS RI’s communication strategy involved four stages: (1) Formative Research through issue mapping and media monitoring; (2) Strategic Formulation using the “3A” principles (Sharia Compliance, Regulatory Compliance, National Integrity); (3) Tactical Implementation via clarifications, leadership statements, social media, and media relations; and (4) Evaluation through media and public response monitoring. Challenges included low public literacy about BAZNAS’s structure and managing digital public opinion. The study concludes that BAZNAS RI applied a structured, transparent, and adaptive communication strategy that effectively addressed the crisis and helped maintain public trust.
Social Criticism as Digital Political Discourse: A Semiotic Analysis of Bintang Emon’s YouTube Stand-Up Comedy Muhyi, Akhmad Abdul; Fajarina
ULTIMA Comm Vol 17 No 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stand up comedy has now developed from just a means of entertainment into a kind of public space to freely voice aspirations and social criticism. On several occasions, comedians also often reveal material about inequality, injustice, and hypocrisy that occurs in society by highlighting developing issues, in addition, social criticism through stand up comedy has a fairly important role in revealing social realities that are often overlooked. This study aims to determine how Bintang Emon uses semiotic elements to convey social criticism in his stand-up comedy on YouTube. The research method used is the Charles Sanders Peirce semiotic analysis method which focuses on three main elements, namely signs, objects, and interpretations with a qualitative approach. The results of the study showed several findings, including the first that resistance to social criticism in stand-up comedy occurs because of the use of verbal signs such as word choice, analogies and punchlines, as well as non-verbal signs such as gestures and intonation can be interpreted as a form of sarcasm, and the second, stand-up comedy through the YouTube platform becomes a kind of virtual community to spark dialogue in building public awareness and encouraging critical discussion of social and political issues.