Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Kualitas Pelayanan Pasien pada Salah Satu Klinik Kesehatan di Wilayah Tangerang Selatan Soka, Margareta Kortona; Lende, Selviana; Supriyadi; Zaharuddin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas pelayanan pasien yang diberikan oleh Salah Satu Klinik Kesehatan di Wilayah Tangerang Selatan, serta mengukur indikator kualitas pelayanan pasien di klinik tersebut. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara sebanyak 5 orang pasien berumur di atas 17 tahun dan pernah terapi lebih dari 3 kali di klinik tersebut. Untuk melihat kualitas pelayanan yang telah diberikan oleh pihak klinik, digunakan lima fokus kualitas jasa pelayanan, yaitu: Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, Empati dan Bukti Fisik. Hasil penelitian ini adalah kelima fokus tersebut pada pelayanan Klinik sudah baik hanya pada fokus Bukti Fisik pada indikator kebersihan, kerapihan dan kenyamanan ruang pasien dan kelengkapan alat- alat kesehatan pada Klinik tersebut masih kurang baik.
Komparasi Efektivitas Meeting Online Dan Offline Dalam Meningkatkan Kinerja Tenaga Kesehatan Soka, Margareta Kortona; Supriyadi; Zaharudin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pertemuan daring dan luring dalam meningkatkan kinerja tenaga kesehatan di Klinik Lelaki Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa pertemuan daring memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja tenaga kesehatan (p = 0.001), sementara pertemuan luring tidak signifikan (p = 0.057). Analisis regresi menunjukkan bahwa pertemuan daring memiliki korelasi kuat dengan kinerja tenaga kesehatan (r = 0.845), menjelaskan 83,5% variasi kinerja (R² = 0.835). Temuan ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas komunikasi dan kolaborasi antar tenaga kesehatan dalam setting klinik.
Pengaruh Pelayanan Administrasi dan Ketersediaan Obat Terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Drip Me Up Soka, Margareta Kortona; Panjaitan, Eddy Hermawan Hasudungan; Wahyuningsih, Sri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2389

Abstract

Pengaruh Pelayanan Administrasi dan Ketersediaan Obat terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Drip Me Up. Tesis, Program Studi Magister Manajemen Konsentrasi Manajemen Rumah Sakit, Pascasarjana Universitas Mitra Bangsa, Jakarta, 2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya persaingan klinik skala kecil seiring tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, bermutu, dan berorientasi pada pasien. Kepuasan pasien tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis, tetapi juga dipengaruhi oleh pelayanan administrasi yang efektif serta ketersediaan obat yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 pasien Klinik Drip Me Up yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, dengan nilai signifikansi 0,005 (<0,05). Ketersediaan obat juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,021 (<0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,386 menunjukkan bahwa 38,6% kepuasan pasien dapat dijelaskan oleh pelayanan administrasi dan ketersediaan obat.