Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Destinasi Wisata Kampung Ketupat Di Samarinda Melalui Redesain Masterplan Plaza Tutik Rahayu Ningsih; Asvitasari, Ayu; Waluyo, Paramita
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 7 No. 2 (2023): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v7i2.6069

Abstract

Kampung Ketupat merupakan destinasi wisata berbasis masyaraka pertama di Kota Samarinda yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kampung Ketupat berlokasi di Jalan Mangkupalas, Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang yang lokasinya persis di sisi sungai Mahakam dengan pemandangan berupa jembatan Mahkota II dan menjadi icon wisata baru di ibu kota provinsi Kalimantan Timur. Dahulu kawasan ini merupakan kawasan kumuh yang terletak di bantaran sungai Mahakam, kemudian dilakukan pembenahan melalui pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan Kampung Ketupat menjadi destinasi wisata dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mereka. Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya tarik wisatawan berkunjung ke desa tersebut, perlu adanya peningkatan fasilitas untuk kegiatan pariwisata. Tujuan pengabdian ini untuk mengembangkan destinasi wisata Kampung Ketupat Samarinda melalui redesain masterplan plaza. Pendekatan yang dilakukan dalam perancangan desain yaitu participatory design. Participatory Design merupakan sebuah pendekatan desain kolaboratif dari beberapa stakeholder untuk membentuk lingkungan yang ideal bagi seluruh pihak. Hasil redesain masterplan plaza ini diharapkan mampu berfungsi sebagai arahan dalam pengembangan sekaligus panduan dokumen dan kebijakan yang dirancang untuk membantu masyarakat menciptakan visi tentang apa yang mereka inginkan di masa depan.
Pembuatan Gambar Redesain Kantor Kelurahan Masjid untuk Peningkatan Pelayanan Publik dan Penguatan Identitas Lokal Tutik Rahayu Ningsih; Putra, Hatta Musthafa Adham; Hidayanto, Andi Farid; Waluyo, Paramita; Oktaviatuzzaroh, Jenny; Ratnasari, Mei
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 10 No. 1 (2026): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v10i1.11151

Abstract

Kantor Kelurahan Mesjid di Kecamatan Tenggarong merupakan bangunan pelayanan publik yang telah berusia lebih dari 30 tahun dan mengalami penurunan fungsi serta citra visual. Kondisi ruang yang sempit, sirkulasi udara yang tidak optimal, dan tampilan bangunan yang belum merepresentasikan identitas lokal menjadi permasalahan utama yang mempengaruhi kenyamanan serta efektivitas pelayanan masyarakat. Kegiatan redesain ini bertujuan untuk menciptakan tata ruang dan tampilan bangunan yang fungsional, nyaman, serta mencerminkan karakter budaya lokal Kutai dan Dayak. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan perangkat kelurahan dan masyarakat, analisis kebutuhan ruang berdasarkan standar ergonomi perkantoran, serta perancangan desain dengan pendekatan arsitektur neo-vernakular. Pendekatan ini menekankan integrasi nilai-nilai budaya lokal dengan prinsip desain modern melalui pengolahan bentuk, ornamen, dan tata ruang yang kontekstual. Hasil redesain menunjukkan peningkatan kualitas ruang pelayanan publik melalui penataan ulang zona pelayanan dan administrasi, penerapan pencahayaan serta ventilasi alami, dan pengembangan motif batik arsitektural Kutai–Dayak sebagai elemen identitas visual. Desain baru tidak hanya memperkuat citra kelembagaan kelurahan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap fasilitas publik. Kesimpulannya, penerapan prinsip neo-vernakular berbasis partisipasi masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan fungsi, kenyamanan, dan nilai kultural bangunan pelayanan publik di lingkungan perkotaan.