Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyakit Asbes Akibat Kerja di Indonesia: Himbauan untuk Segera Melakukan Tindakan dan Kesadaran Dwi Lestari, Ade; Hairunisa, Nany; Mohamad Ridwan, Alvin
Jurnal Biomedika dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/JBiomedKes.2023.v6.224-234

Abstract

Despite many countries have either reduced or banned asbestos use, Indonesia has yet to ban the use of asbestos. Asbestos exposure poses significant health risks, particularly respiratory diseases such asbestos-related lung cancer, mesothelioma, and asbestosis known as an asbestos-related disease. According to the World Health Organization (WHO), asbestos is a major global health concern with millions of people exposed to its hazards and resulting in a significant number of deaths each year. We conducted a literature review study on the topic of asbestos-related diseases in Indonesia. Based on our findings, due to the large amount of asbestos being handled, it is expected that there should be hundreds to a thousand cases of asbestos-related disorders in Indonesia each year. Unfortunetely it is uncommon to find and diagnose cases of asbestos-related diseases in Indonesia. The lack of awareness, inadequate diagnosis, and underreporting of asbestos-related diseases contribute to the challenges faced in Indonesia. The study emphasizes the need for a comprehensive ban on asbestos, safer alternative materials, standardized medical surveillance for exposed workers, increased awareness and cooperation among stakeholders to eliminate asbestos-related diseases in Indonesia.
Stress and Traumatic Related Disorder pada Konten Moderator: Tinjauan Pustaka Izehaga SJ, Muhammad; Devina V, Klara; Dwi Lestari, Ade; Ridwan, Alvin Mohamad; Satyasari, Daniella
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 01 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i01.88

Abstract

Peningkatan insiden gangguan mental terkait stres dan trauma di antara pekerja konten moderator kini semakin diakui sebagai isu kesehatan mental yang penting. Tugas yang meliputi penyaringan dan penghapusan konten yang tidak sesuai atau melanggar norma komunitas sering kali dilakukan dalam kondisi yang tidak terlihat oleh publik karena sifat pekerjaan mereka yang sensitif. Paparan berulang terhadap materi yang mengganggu secara psikologis ini merupakan salah satu bahaya psikososial yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja, berupa masalah kesehatan mental, termasuk trauma and stressor-related disorder. Realitas ini menyoroti kebutuhan akan pendekatan yang lebih berorientasi pada kemanusiaan dalam mengelola pekerjaan ini, serta pentingnya strategi pendukung untuk meminimalisir risiko gangguan kesehatan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kesehatan mental, terutama gangguan terkait trauma dan stres, pada konten moderator, suatu profesi yang seringkali tersembunyi dari perhatian publik. Peneliti melakukan tinjauan literatur berdasarkan relevansi topik ini. Semua basis data dicari melalui Google Scholar, PubMed, dan ResearchGate dengan menggunakan kata kunci Stress and traumatic related disorder pada konten moderator. Hasil dari penelitian ini menunjukkan prevalensi yang signifikan dari gangguan mental ini di kalangan pekerja, namun masih terdapat kekurangan dalam penelitian yang lebih mendalam dan luas mengenai topik ini. Kombinasi psikoterapi dan antidepresan golongan SSRI bisa menjadi pilihan utama untuk menatalaksana kasus trauma and stressor-related disorder pada konten moderator.