Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Keanekaragaman Makroalga Yang Berada Pada Perairan Pulau Sulawesi Syarifah Widya Ulfa; Rizky Afifah Alfi; Ros Mardiah; Widia Azhari Saputri; M. Azhar Lubis
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 2 No 4 (2024): Terbitan Edisi Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v2i4.223

Abstract

Indonesia memiliki Keanekaragaman yang beragam salah satu sumber daya hayati yang sangat potensial untuk dikembangkan dan tersebar luas diperairan Indonesia adalah Makroalga. Makroalga memiliki potensi besar untuk dikembangkan, karena memiliki peranan penting baik dari segi ekologis maupun ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis makrogaalga yang tersebar di pulau sulawesi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literature review dengan membaca dan mengumpulkan data yang relevan dilakukan dengan dengan menggunakan database Goggle Scholar, Scopus dan Sinta. Pada pencarian artikel jurnal yang terkait dengan makroalga yang terdapat di perairan sulawesi diperoleh 18 artikel mulai dari tahun 2015-2024. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa makroalga yang paling banyak di temukan pada 18 artikel jurnal pada kelas makroalga hijau (Chlorophyta ) adalah Halimeda macroloba , Boergensia forbensii , Ulva reticulata. Pada kelas makroalga hijau ( Phaeophyta) adalah Padina australis , Sargassum crassifolium , Turbinaria ornata, Sargassum polycystum. Pada kelas makroalga merah (Rhodophyta) adalah Galaxaura rugosa, Glacilaria edulis, Achanthophora specifera, Graciloria salicornia.
Literatur Review: Dampak Penggunaan Antibiotik Jangka Panjang terhadap Mikrobioma Tubuh Manusia Rima Anggraini; Yuyun Amalia Caniago; Risdah Mahyuni; Widya Rahayu; Ros Mardiah; Nurul Hafizah Hasanah; Dinda Lestari Hasibuan; Muhammad Syafi`i; Miftahul Khairani
Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupenkifb.v2i1.948

Abstract

Antibiotics are one of the main pillars in the treatment of bacterial infections and have contributed significantly to increasing human life expectancy. However, long-term use of antibiotics has serious consequences for the balance of the body's microbiome, especially the gut microbiome which plays an important role in maintaining homeostasis through the regulation of the immune system, metabolism, and protection against pathogens. This literature review aims to comprehensively analyze the impact of long-term antibiotic use on the structure, diversity, and function of the human microbiome. The scientific articles reviewed were obtained from PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar databases, including empirical research, systematic review, and meta-analysis published in the last ten years. The results showed that prolonged exposure to antibiotics consistently decreased microbiota diversity, altered the composition of bacterial communities, and triggered dysbiosis, which is often persistent even when therapy is stopped. Dysbiosis is associated with impaired immune system function, increased systemic inflammation, risk of allergic and metabolic diseases, and potential disorders on the intestinal-brain axis. This impact is more pronounced in vulnerable groups such as neonates and children, especially when exposure occurs during a critical period of development. In conclusion, long-term antibiotic use has broad systemic implications, so a more rational, prudent, and sustainable use strategy is needed to maintain the health of the human microbiome.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Alami Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Merek Kabupaten Karo Rizky Afifah Alfi; Ros Mardiah; Niea Zahara Phonna; Nadia Rahma; Wan Ridha Rasyida; Widia Azhari; Yuyun Amalia Chaniago; Miza Nina Adlini; Khairuna
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 3 No 6 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v3i6.756

Abstract

Hand sanitizer berperan penting dalam menjaga kebersihan tangan dan mencegah penularan penyakit, namun penggunaan berbahan alkohol secara berlebihan dapat menimbulkan iritasi kulit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan alami kepada masyarakat Desa Merek, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dengan memanfaatkan lidah buaya, daun sirih, dan jeruk nipis. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, persiapan alat dan bahan, serta pelatihan melalui sosialisasi dan praktik langsung yang dilaksanakan pada tanggal 20-27 Juli 2024. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami manfaat bahan alami dan mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Pemanfaatan bahan tradisional ini menjadi alternatif antiseptik yang aman, mudah dibuat, dan sesuai dengan kondisi lingkungan masyarakat. Keberhasilan program ini diukur melalui tingkat pemahaman peserta yang tinggi dan kemampuan praktik mandiri seluruh peserta pelatihan sebanyak 10 orang ibu-ibu di Desa Merek.