Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Arbitrase sebagai Solusi Sengketa Bisnis : Menakar Keunggulan dan Tantangan Berdasarkan Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa Faizul Idris; Nandang Sambas
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i1.5669

Abstract

Arbitration is an alternative methode of dispute resolution for business conflicts, as regulated in Law Number 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution. This study aims to analyze the advantages and challenges of arbitration in resolving business disputes in Indonesia. The findings indicate that arbitration offers several key advantages, including a faster process, more controlled costs, confidentiality, and final and binding decisions. However, its implementation still faces challenges, such as a lack of understanding among business actors regarding arbitration mechanisms, difficulties in enforcing arbitral awards, and, in some cases, higher costs compared to litigation in court. To optimize the role of arbitration, further socialization efforts, reforms in award enforcement, capacity building for arbitrators, and the simplification of regulations related to arbitration costs are necessary. With these measures, arbitration can become one of solution for resolving business disputes in Indonesia.
ANALISIS KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN BUKTI FORENSIK DIGITALDALAM SISTEM PERADILAN INDONESIA: Study Kasus Putusan Nomor 130/Pid.Sus/2023/PN Ckr & Putusan Nomor 82/Pdt.G/2024/PA.Prob Faizul Idris; Hendratna Mutaqin
Journal of Golden Generation Legal Science Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026 : Journal of Golden Generation Legal Science
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggls.v2i1.70

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah secara fundamental sistem pembuktian dalam peradilan Indonesia. Bukti digital kini memainkan peran penting dalam mengungkap kebenaran material, terutama pada kasus-kasus yang melibatkan aktivitas di ruang siber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penerimaan bukti digital di pengadilan Indonesia melalui studi komparatif terhadap kasus keberhasilan dan kegagalan pembuktian digital. Systematic Literature Review (SLR) yang dipadukan dengan analisis putusan pengadilan sebagai sumber data utama. Pendekatan SLR digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai literatur akademik, regulasi, serta dokumen hukum yang relevan dengan topik bukti digital dalam proses peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan bukti digital ditentukan oleh terpenuhinya prinsip autentisitas, integritas, dan chain of custody yang sesuai dengan standar internasional ISO/IEC 27037:2012. Sebaliknya, kegagalan terjadi akibat lemahnya prosedur akuisisi bukti, keterbatasan ahli forensik digital, serta ketidaksesuaian dengan standar pembuktian hukum acara. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas teknis aparat penegak hukum, penguatan regulasi teknis, dan pengembangan pedoman nasional pembuktian digital untuk menjamin konsistensi serta keabsahan bukti elektronik di pengadilan Indonesia.