Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Prinsip-prinsip Filsafat Pendidikan Islam dalam Proses Bimbingan Konseling Iqbal, Muhammad; Simamora, Miranda Syarianti; Rahma, Nindy; Nurjannah, Nurjannah; Rambe, Tuti Ameliah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.570

Abstract

Filsuf tidak hanya membuat teori, mereka juga menelitinya. Pendidikan diperlukan untuk menghasilkan sumber daya manusai yang berkualitas tinggi dengan ditandai oleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Proses membantu setiap orang memaksimalkan potensi agama dikenal dengan bimbingan konseling islami. Penelitian ini menggunakan jenis metode studi kepustakaan (library research) yaitu cara mengumpulkan data pustaka atau penelitian yang objeknya adalah informasi kepustakaan atau kajian literatur. Untuk menjalin hubungan yang baik dengan konseli, konselor harus menerapkan moral dalam proses konseling. Konseling berfungsi sebagai fasilitator yang membantu klien memahami masalahnya. Filsafat pendidikan Islam juga melibatkan penerapan perspektif dan prinsip filsafat dalam bidang pendidikan.
Dinamika Interaksi Sosial Peserta Didik SDIT Darul Hasanah Desa Ujung Bandar, Langkat Azzahra, T. Chantiqa Salsabilla; Irdha, Mitsaqy Fitria; Simamora, Miranda Syarianti; Rambe, Muhammad Malik Fajar; Manik, Nahliyah Septi Zahrah; Wahyuni, Sri
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika interaksi sosial peserta didik di SDIT Darul Hasanah Desa Ujung Bandar, Kabupaten Langkat. Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar, karena melalui interaksi tersebut peserta didik belajar bekerja sama, berkomunikasi, serta memahami norma dan peran sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai bentuk, pola, serta faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial peserta didik berlangsung dalam berbagai bentuk, yaitu interaksi individu–individu, individu–kelompok, dan kelompok–kelompok. Pola interaksi yang dominan adalah pola asosiatif, seperti kerja sama, toleransi, dan akomodasi, yang mendukung terciptanya lingkungan sosial yang harmonis. Namun, juga ditemukan pola disosiatif berupa persaingan, konflik ringan, dan kecenderungan eksklusivitas kelompok pertemanan. Dinamika interaksi sosial tersebut dipengaruhi oleh faktor internal peserta didik serta faktor eksternal seperti peran guru, pola asuh orang tua, teman sebaya, dan penggunaan media digital. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif sekolah dalam mengelola dan mengarahkan interaksi sosial peserta didik agar berkembang secara sehat, inklusif, dan mendukung perkembangan sosial-emosional secara optimal.