Adelfia Soleman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Konseling Gizi terhadap Pola Makan Remaja dalam Pencegahan Stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja Tahun 2023: The Influence of Nutritional Counseling on Teenagers' Eating Patterns in Stunting Prevention at Tana Toraja 1 Public High School in 2023 Adelfia Soleman; Anto J. Hadi; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4942

Abstract

Latar Belakang: Pencegahan stunting sebenarnya dapat dimulai lebih awal yaitu mempersiapkan para remaja putri untuk menjadi perempuan dewasa yang sehat, sehingga siap untuk hamil dan memiliki keturunan salah satu caranya dengan menjaga pola makan yang baik. Sehubungan dengan hal itu, dirasa sangat penting pula untuk melakukan upaya pencegahan stunting di kalangan remaja dengan memberi konseling tentang perbaikan pola makan yang baik. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pola makan remaja dalam pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling gizi terhadap pola makan remaja dalam pencegahan stunting. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 44 responden yang dibagi menjadi 2 yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Untuk mengetahui perbedaan ragam makanan, frekuensi makanan, angka kecukupan gizi, pola makan sebelum dan sesudah konseling dilakukan uji statistik McNemar karena data berskala nominal sedangkan untuk melihat efektivitas konseling terhadap ragam makanan, frekuensi makan, angka kecukupan gizi, pola makan dilakukan uji mann-whitney pada data selisih pre-post antar kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling tidak berpengaruh pada ragam makanan (p value = 0,534), frekuensi makanan (p value = 0,867), angka kecukupan gizi (p value = 0,392) dan pola makan (p value = 0,304) baik pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah konseling. Kesimpulan: Kesimpulan konseling tidak berpengaruh signifikan terhadap ragam makanan, frekuensi makanan, angka kecukupan gizi dan pola makan pada remaja dalam pencegahan stunting di SMA Negeri 1 Tana Toraja.
Analisis Faktor-Faktor Penentu dalam Keputusan Keluarga Menggunakan Layanan MCK Umum di Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja : Analysis of Determining Factors in Family Decisions to Use Public MCK Services in the District Makale, Tana Toraja Regency Edwinn Sallipadang; Lenni Sello; Adelfia Soleman
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.4165

Abstract

Latar belakang: Sanitasi lingkungan masih menjadi masalah kesehatan sampai saat ini. Terdapat kebutuhan yang mendesak untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan keluarga dalam menggunakan layanan MCK Umum di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penentu yang memengaruhi pilihan keluarga dalam memanfaatkan fasilitas MCK Umum yang disediakan oleh pemerintah daerah. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan survei dengan sampel yang dipilih secara non acak dari populasi rumah tangga di wilayah tersebut dengan populasi penelitian adalah sebanyak 5.746 rumah tangga dan sampel yang diambil dengan accidental sampling sebanyak 98 rumah tangga selama satu minggu. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui berbagai tahap analisis, termasuk analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan MCK umum dari beberapa faktor, yaitu sikap (p=0,009 < 0,05), kebiasaan (p=0,004 < 0,05), ketersediaan air bersih (p=0,020 < 0,05), dan ketersediaan MCK umum (p=0,038 < 0,05). Kesimpulan: Sebagai kesimpulan bahwa penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan MCK Umum di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Hasilnya diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan pengembangan program-program sanitasi yang lebih efektif, serta memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.