Aufatcha Ayutya Suryana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Social Support dalam Strategi Coping Penderita TBC Paru: Literature Review : The Role of Social Support in Coping Strategies for Pulmonary Tuberculosis Patients: Literature Review Lina Handayani; Aufatcha Ayutya Suryana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5018

Abstract

Latar belakang: Penyakit TBC merupakan penyakit menular dan menyebabkan kematian nomor dua di seluruh dunia setelah Covid-19 (diatas HIV dan AIDS). Penyakit TBC paru ini merupakan penyakit yang berdampak pada kesehatan fisik dan kondisi psikis serta sosial penderita. Psikologi penderita TB sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga atau social support, bagaimana penderita mampu melakukan coping yang adaptif atau maladaptif. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran social support dalam strategi coping penderita TBC Paru Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan literature review dari jurnal nasional dan jurnal internasional yang diterbitkan 10 tahun terakhir yaitu sejak tahun 2013 hingga tahun 2023 melalui database google schoolar. Tinjauan sistemastis, dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Hasil: Setelah dilakukan analisis dan dilakukan review pada hasil penelusuran artikel didapatkan 10 artikel yang relevan dengan topik pembahasan yaitu terkait dengan pengaruh peran social support dalam strategi coping penderita TBC paru. Sebagian besar artikel yang ditemukan terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap pengobatan penderita TB. Kesimpulan: Dukungan sosial baik dari keluarga, teman atau komunitas dapat meningkatkan kualitas hidup penderita TB.
Gambaran Kebersihan dan Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan di Area Kuliner Bandara Yogyakarta Tahun 2025 khoiriyah; Naura Rahma Nadhifah; Nurul Umaya Santi; Deo Saputra; Nindya Patricia; Faatih Rizkiyah Assyukru; Heni Trisnowati; Aufatcha Ayutya Suryana; Wahyu Surya Permata
VJKM: Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.43

Abstract

Kontaminasi makanan di area transportasi publik seperti bandara memiliki dampak kesehatan yang serius, termasuk risiko keracunan makanan dan insiden foodborne disease dengan gejala akut (mual, muntah, diare) yang dapat menimbulkan morbiditas tinggi pada kelompok rentan. Salah satu penyakit bawaan makanan dominan dalam kasus ini adalah diare akibat bakteri Escherichia coli, yang sering ditemukan pada makanan dengan kualitas sanitasi rendah di area publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran praktik kebersihan dan sanitasi pada tempat pengolahan makanan di area kuliner Bandara Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi langsung terhadap lima pedagang makanan di kantin karyawan. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pedagang telah menerapkan penyimpanan bahan baku dan makanan jadi secara tertutup, penggunaan alat bantu penyajian, serta menyediakan fasilitas cuci tangan dan tempat sampah tertutup. Tetapi ditemukan beberapa kekurangan seperti praktik penyajian makanan dengan tangan langsung dan potensi vektor (lalat) di area dagangan. Secara umum, praktik kebersihan dan sanitasi pada sebagian besar pedagang di area kuliner Bandara Yogyakarta sudah memenuhi indikator utama food safety, namun masih terdapat kekurangan seperti inkonsistensi penggunaan alat bantu dan potensi kontaminasi dari vektor lalat. Disarankan adanya pengawasan internal yang lebih ketat, edukasi berkelanjutan bagi pedagang, serta pembenahan fasilitas penunjang sanitasi untuk menekan insiden penyakit bawaan makanan dan menjaga kualitas layanan makanan yang aman bagi masyarakat.