Yusnilawati, Yusnilawati
FKIK Universitas Jambi

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Hubungan Pre dan Post Conference dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Perawatan Cendana dan Akasia Rumah Sakit Dr. Bratanata Kota Jambi Tahun 2023 Rossie Intan Komala; Yusnilawati Yusnilawati; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16871

Abstract

Masalah yang sering muncul di lapangan dalam asuhan keperawatan adalah banyak perawat yang belum melakukan pendokumentasian keperawatan. Salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan yang professional yaitu dengan pre dan post conference sebagai komunikasi perawat. Terlaksananya pre dan post conference dengan baik akan berdampak pada pendokumentasian asuhan keperawatan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan pre dan post conference dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang perawatan cendana dan akasia Rumah Sakit Dr. Bratanata Kota Jambi.. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskripsi korelasi dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan analisis data, pelaksanaan pre dan post conference terbanyak yaitu dalam kategori baik (96,7%), pendokumentasian asuhan keperawatan terbanyak berada dalam kategori lengkap (100%), dan berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan nilai sig (2-tailed) yaitu 0,016 dan nilai korelasi 0,317. Terdapat hubungan yang bermakna antara pre dan post conference dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang perawatan cendana dan akasia Rumah Sakit Dr. Bratanata Kota Jambi Tahun 2023. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan sehingga perawat dapat memberikan asuhan keperawatan yang profesional.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Pemberian MP-ASI dengan Status Gizi Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Fina Sintia; Fadliyana Ekawaty; Yusnilawati Yusnilawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30610

Abstract

Status gizi anak masih menjadi permasalahan di dunia. WHO mengemukakan bahwa anak-anak balita, lebih dari 49 juta mengalami kurus dan hampir 17 juta anak sangat kurus serta lebih dari 40 juta kejadian angka obesitas di dunia pada tahun 2018. Gizi kurang akan berdampak terhadap pertumbuhan, kekurangan tenaga untuk beraktivitas, pertahanan tubuh, gangguan perkembangan fungsi otak. Status gizi dipengaruhi asupan nutrisi anak yang dapat diperoleh dari pemberian makanan tambahan. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 311 didapatkan 81 sampel menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data bivariat menggunakan uji korelasi Spearman-Rho. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi antara pengetahuan ibu tentang MP-ASI dengan status gizi anak dengan p-value 0,013<0,05 dan r = 0,274 dan ada korelasi antara sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi anak dengan p-value 0,009<0,05 dan r = 0,288. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi dengan arah hubungan positif dan kekuatan hubungan cukup
Gambaran Kinerja Perawat Dalam Pemberian Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Arafah Jambi Thresyanty Elsye Sasmita; Yusnilawati Yusnilawati; Indah Mawarti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31075

Abstract

Mutu pelayanan rumah sakit dapat ditentukan dari kualitas pelayanan yang perawat berikan. Kinerja perawat mempunyai fungsi sebagai tolak ukur layanan keperawatan, kinerja perawat yang kurang baik dapat dikeluhkan oleh pasien sebagai penerima asuhan tindakan keperawatan. Hal ini dapat menjadi gambaran tingkat keberhasilan pelayanan sebuah rumah sakit, yang secara tidak langsung menggambarkan kemampuan perawat dalam menerapkan standar asuhan keperawatan. Diruang rawat inap Rumah Sakit Islam Arafah terdapat masalah kinerja perawat dalam pelayanan keperawatan yang penting untuk dievaluasi agar pelayanan keperawatan kepada pasien dapat berkualitas. Karakteristik responden berdasarkan umur perawat mayoritas sebanyak 45 responden (71,4%) dengan rentang umur (26-35 tahun), Jenis kelamin perawat mayoritas sebanyak 52 responden (82,5%) jenis kelamin perempuan. Masa kerja perawat mayoritas sebanyak 28 responden (44,4%) dengan masa kerja ≥ 1 tahun. Pendidikan perawat mayoritas sebanyak 38 responden (60,3%) dengan pendidikan Profesi Ners. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah sakit Islam Arafah Jambi secara keseluruhan berada dikategori Baik (38,1%) dan Cukup (61,9%).
Hubungan Peran Kepala Ruangan dengan Etika Perawat Pelaksana Dalam Asuhan Keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi Ahmad Syahdad; Yusnilawati Yusnilawati; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45134

Abstract

Perawat sebagai barisan terdepan yang berhadapan dengan pasien dituntut untuk memiliki etika yang baik, masalah yang sering muncul di lapangan perawat terkadang masih kurang dalam menerapkan prinsip etik keperawatan seperti hasil pada penelitian diketahui bahwa etika perawat pelaksana yang baik sebanyak 41 (50,0%) dan kurang baik berjumlah 41 (50,0%). Peran kepala ruangan dibutuhkan untuk meningkatkan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan kepada pasien, peran yang optimal dari kepala ruangan dapat mempengaruhi etika perawat dalam melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kepala ruangan dengan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskripsi korelatif dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 82 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan nilai P value yaitu 0,000 atau > 0,05 yang artinya terdapat hubungan. Terdapat hubungan yang bermakna antara peran kepala ruangan dengan etika perawat pelaksana dalam melakukan asuhan keperawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2024. Perawat harus dapat menambah wawasan dan kesadaran untuk dapat bertindak sesuai dengan prinsip etik keperawatan sehingga dapat melakukan asuhan keperawatan yang baik sesuai dengan prinsip etik keperawatan.
Pengaruh Range of Motion Aktif-Asistif Terhadap Rentang Gerak Sendi Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Desy E. Pakpahan; Yusnilawati Yusnilawati; Lisa Anita Sari; Indah Mawarti; Kamariyah Kamariyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53346

Abstract

Stroke non-hemoragik merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan penurunan fungsi motorik dan keterbatasan rentang gerak sendi (Range of Motion/ROM), sehingga menghambat kemandirian pasien dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan ROM aktif-asistif terhadap peningkatan rentang gerak sendi pada pasien stroke non-hemoragik. Penelitian menggunakan metode pra- eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Sampel berjumlah 30 pasien stroke non-hemoragik di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi dengan teknik pengabmilan data melalui teknik purposive sampling. Intervensi berupa latihan ROM aktif-asistif dilakukan dua kali seminggu selama empat minggu pada ekstremitas atas dan bawah. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran menggunakan goniometer, kemudian dianalisis dengan uji paired t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rentang gerak sendi setelah intervensi (p-value = 0,000), terutama pada bahu, pergelangan kaki, siku, lengan bawah, dan panggul. ROM aktif-asistif sangat efektif dalam meningkatkan fleksibilitas sendi dan kemampuan motorik pasien stroke non-hemoragik. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa latihan ini dapat menjadi strategi rehabilitasi sederhana, murah, dan aplikatif di berbagai tatanan pelayanan kesehatan.