Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL PREDIKSI DATA MINING DALAM MEMPREDIKSI KONSENTRASI POLUTAN KARBON MONOKSIDA (CO) DI JAKARTA Amanu, Rendy Syahril; Ramadhan, Faiz Ahza; Saputra , Agung Hari
Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Vol. 18 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Inform
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47111/jti.v18i1.12451

Abstract

DKI Jakarta, as the capital of Indonesia, faces serious challenges in terms of air quality. Carbon monoxide (CO) is one of the main air pollutants in Jakarta that is harmful to human health and the environment. Data mining is a method that can be used to predict situations based on a model. The study aims to compare data mining models with the best-performing methods to predict carbon monoxide pollutants in Jakarta. The predictive data mining model of the python library is tested and evaluated based on the evaluation metrics of MASE, RMSSE, MAE, RMSE, MAPE and SMAPE values. The model test results showed that K Neighbors with the Conditional Deseasonalize & Detrending model had the best metric evaluation value to predict CO concentration with the value evaluation metrics of MASE 0.2942, RMSSE 0.2483, MAE 2.7362, RMSE 3.3863, MAPE 0.1975 and SMAPE 0.01993. Overall, K Neighbors with the Conditional Deseasonalize & Detrending model shows good performance to predict CO concentrations in Jakarta, but further adjustments are needed to improve accuracy.
Analisis Dinamika Labilitas Atmosfer Hujan Es berbasis Satelit, Model ERA-5, dan Observasi (Studi Kasus : Jawa Timur, 8 Oktober 2025 Carundyatama, Daniar Ihza; Anisa Nabilah; Ramadhan, Faiz Ahza; Achmad Zakir; Aditya Mulya
Newton-Maxwell Journal of Physics Vol. 7 No. 1: April 2026
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/nmj.v7i1.47973

Abstract

Hujan es adalah fenomena cuaca langka yang terjadi di daerah tropis dengan proses fenomena ketika tetesan air di dalam awan konvektif mengalami pembekuan akibat suhu yang sangat rendah pada ketinggian troposfer atas, kemudian jatuh ke permukaan sebelum sempat mencair. Penelitian ini menganalisis kondisi atmosfer yang memicu terjadinya hujan es di Jawa Timur, khususnya Mojokerto, dan daerah sekitarnya pada tanggal 8 Oktober 2025. Analisis ini dilakukan melalui pendekatan multi-data, termasuk citra satelit dari Himawari-9, reanalisis ERA5, pengamatan radiosonde Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda. Analisis satelit menunjukkan perkembangan cepat awan konvektif dengan suhu puncak awan di bawah -60 °C, yang menandakan adanya awan cumulonimbus yang sangat dalam. Atmosfer ditandai dengan kelembaban tinggi di lapisan bawah, geseran angin vertikal yang kuat, serta konvergensi di lapisan bawah dan divergensi di lapisan atas. Indeks labilitas seperti K Index dan Total Totals Index menunjukkan bahwa atmosfer sangat kondusif untuk konveksi yang kuat. Analisis penampang vertikal ERA5 menunjukkan adanya aliran naik yang signifikan dan peningkatan kandungan es awan di lapisan tengah. Di sisi lain, diagram Skew-T menunjukkan CAPE rendah hingga sedang dengan CIN yang cukup besar, menunjukkan bahwa pemicu dinamis diperlukan untuk memicu konveksi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang mekanisme hujan es di daerah tropis.