Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reduction in Damage of Goods Through Review on The Process of Shipping Goods in A Logistics Transportation Company Maulani, Syifa Fajar; Istiqomah, Farah; Safitri, Reny Eka; Mauluddin, Fikri Muhammad; Maldini, Muhammad Hilal; Nurzahran, Arkan
Jurnal Logistik Indonesia Vol. 7 No. 1: April 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/logistik.v7i1.3172

Abstract

Pada era industrialisasi modern seperti saat ini perusahaan jasa pengiriman barang sangat memerlukan proses yang efektif dalam rangkaian aktivitasnya untuk memperlancar pendistribusian barang. perusahaan jasa pengiriman barang diharuskan untuk lebih memperhatikan aspek-aspek seperti kualitas, biaya dan juga waktu. Dalam suatu perusahaan logistik adanya kerusakan barang merupakan hal yang sangat mungkin terjadi. Seperti halnya yang terjadi di PT XYZ. Jika kerusakan tersebut di kemudian hari berkemungkinan akan terjadi maka hal itu dapat menyebabkan penurunan kualitas pelayanan perusahaan yang bisa mengakibatkan kerugian bahkan kehilangan pelanggan. Untuk itu dilakukan upaya dalam meminimalisir kerusakan barang saat pengiriman. Berlandaskan uraian-uraian tersebut adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana alur pengiriman dalam PT XYZ dan bagaimana upaya ataupun cara mereduksi kerusakan barang pada pengiriman di PT XYZ. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mereduksi kerusakan barang dalam proses pengiriman barang pada PT. XYZ dapat diminimalisir dengan tersedianya perangkat dan sistem terintegrasi berupa Driver Management System (DMS), Transportation Management System (TMS), Fleet Management System (FMS) serta adanya sistem ODDO, yaitu sebuah sistem ERP (Enterprise Resource Planning) yang membantu mereka mengatur operasi rantai pasokan, perawatan, dan proses akuntansi. Selain dari hal tersebut, perusahaan transportasi logistik dengan customernya terlebih dahulu membuat perjanjian kesepakatan kerjasama bisnis sebagai antisipasi jika nantinya ada sesuatu yang merugikan kedua belah pihak. Adapun rekomendasi yang peneliti sarankan untuk perusahaan yaitu melakukan pemasangan bantalan (dunnage) agar barang tidak bergeser ketika dalam perjalanan.
OPERATIONAL RISK ANALYSIS OF VEHICLE EMBARKATION AND DISEMBARKATION USING THE ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM) METHOD AT ASDP MERAK Istiqomah, Farah; Larasati, Wenny Ananda; Maulani, Syifa Fajar
Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research Vol 10 No 1 (2026): JISAMAR (February 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisamar.v10i1.2224

Abstract

Pelabuhan merupakan bagian penting dari infrastruktur logistik dan transportasi yang berfungsi sebagai titik temu antara moda transportasi laut dan darat. Proses naik dan turun kendaraan merupakan salah satu kegiatan operasional inti yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi serta potensi menimbulkan risiko yang berkaitan dengan keselamatan, kelancaran pelayanan, dan kualitas operasional secara keseluruhan. Dalam konteks PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, kegiatan ini berlangsung secara intensif setiap hari sehingga memerlukan pengelolaan risiko yang terstruktur dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko operasional dalam proses naik dan turun kendaraan menggunakan pendekatan Enterprise Risk Management (ERM) sebagai kerangka strategis yang mampu mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko secara holistik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan prinsip ERM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sepuluh risiko operasional yang teridentifikasi, terdiri atas enam risiko kategori sedang, dua risiko kategori rendah, dan dua risiko kategori sangat rendah. Upaya pengendalian risiko diprioritaskan pada risiko kategori sedang karena berpotensi mengganggu keberlangsungan operasional dan memengaruhi kepuasan pengguna jasa. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen risiko berbasis ERM untuk meningkatkan keselamatan, efektivitas operasional, dan kualitas pelayanan dalam proses naik dan turun kendaraan di pelabuhan.