Wahyudianto, Tri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA QUIZWHIZZER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PELAJARAN IPAS DIKELAS V SD NEGERI 3 WAJAK Kibtiah, Amilatul; Wahyudianto, Tri; Yasa , Arnelia Dwi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 8 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran sangat berpengaruh bagi keberhasilan siswa, namun berdasarkan hasil observasi dan wawancara guru pada SDN 3 Wajak kelas V minim sekali menggunakan media pembelajaran terutama dalam bentuk digital dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran siswa hanya mendengarkan, duduk dan menulis yang mana hal tersebut membuat siswa bosan dan lama kelamaan akan berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran adalah alat yang membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran, saat ini media pembelajaran juga berbagai bentuk salah satunya dalam bentuk digital. Namun berdasarkan hasil observasi dan wawancara guru pada SDN 3 Wajak kelas V minim sekali menggunakan media pembelajaran terutama dalam bentuk digital. Proses pembelajaran siswa hanya mendengarkan, duduk dan menulis yang mana hal tersebut membuat siswa bosan dan lama kelamaan akan berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengembangan quizwhizzer, kelayakan, kepraktisan dan keefektifan quizwhizzer. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Reasearch And Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Adapun hasil penelitian untuk mengetahui kelayakan dari ahli mendapat nilai sebesar 87,5%”. Ahli Materi, dilakukan oleh mendapat nilai sebesar 91,25%. Ahli Bahasa mendapat nilai sebesar 90% dengan kategori “Sangat Layak”.Hasil uji kepraktisan pada siswa kelas V sebesar 92,3%. Selanjutnya hasil uji kepraktisan yang diperoleh dari guru kelas V SDN 3 wajak mendapat nilai 92,5%. Sedangkan dalam uji keefektian hasil uji Normalitas Gain, diperoleh nilai sebesar 0,78 atau 78%, yang dalam kategori indeks N-Gain diklasifikasikan "Tinggi". Sehingga dapat dketahui bahwa media Quizwhizzer ini sangat layak, praktis dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar bagi siswa sekolah dasar.
Integration of Buton Cultural Values Through Wolio Language Towards Cultural Identity Awareness and Social Studies Learning Suarni, Suarni; Wahyudianto, Tri; Surjati, Endang
Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2026): PAKIS, March 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/pakis.v6i1.18160

Abstract

Globalization and modernization have caused an identity crisis among the younger generation. This brings a strong influence of foreign cultures, causing local values, lifestyles, and cultural orientations to shift gradually. Education plays a crucial role in reinstilling a sense of cultural identity. The purpose of this study is to analyze the process of integrating Butonese cultural values through the use of Wolio in social studies learning and the impact of this integration on the cultural identity awareness of ninth-grade students at SMP Negeri 2 Baubau, Southeast Sulawesi. The research approach uses a qualitative research type with a case study design. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The research subjects include ninth-grade students and social studies teachers at SMP Negeri 2 Baubau. Sampling was carried out using purposive sampling and snowball sampling techniques. Data analysis includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the integration of Butonese cultural values into social studies learning is effective through various strategies such as folktales and proverbs. This confirms that the integration of Butonese cultural values through Wolio language in learning plays an important role as a learning medium that supports the installation of students' cultural identity awareness.