Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PELAYANAN BIRO HAJI DAN UMRAH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPUASAN KONSUMEN PADA PT. BUKIT SHOFA WISATA Afrida br Tarigan; Habib Muharrom Sudarmawan; M Agus Sugianto
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pelayanan yang digunakan para customer service sebagai upaya meningkatkan kepuasan konsumen dan mengetahui apa saja tantangannya dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di kantor pusat PT. Bukit Shofa Wisata Kota Malang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa PT. Bukit Shofa Wisata menerapkan strategi pelayanan melalui sikap ramah, profesional, serta penyediaan layanan informasi yang akurat dan siap siaga selama 24 jam. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kenyamanan, kepercayaan, serta kepuasan jamaah selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada konsep strategi menurut Chandler (1962), yang menekankan pentingnya tujuan jangka panjang organisasi dan alokasi sumber daya, serta teori pelayanan menurut Gronroos (Ratminto & Winarsih, 2009) yang menegaskan bahwa pelayanan merupakan aktivitas tidak berwujud yang terjadi melalui interaksi antara konsumen dan penyedia jasa. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan perusahaan terletak pada staf yang ramah, layanan informasi 24 jam, dan profesionalisme, sedangkan kelemahannya adalah kurangnya pemanfaatan teknologi digital. Peluang berasal dari perkembangan digitalisasi layanan, sementara ancaman yang dihadapi adalah persaingan biro umrah, perang harga, serta fluktuasi nilai tukar dolar.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PROFESIONALISME MELALUI KEGIATAN MAGANG DI PERUSAHAAN TRAVEL HAJI DAN UMRAH Ummu Ziyad; Habib Muharrom Sudarmawan; Mohammad Agus Sugianto
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merefleksikan proses internalisasi nilai-nilai profesionalisme melalui kegiatan magang di perusahaan travel haji dan umrah. Magang memberikan pengalaman langsung yang berperan penting dalam membentuk sikap profesional mahasiswa, seperti disiplin, tanggung jawab, komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan refleksi naratif deskriptif kualitatif yang dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman kerja langsung merupakan sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai profesionalisme dan memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Technological Transformations in Arabic Language Learning: A Comprehensive Review of Emerging Tools and Techniques Islami, Azmi; Busthomi Ibrohim; Habib Muharrom Sudarmawan; Agung Muttaqien; Faiz Mursyid Lidinillah
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v10i1.15109

Abstract

Digital technology has transformed how Arabic is taught and learned worldwide. The scholarly conversation around this shift, however, has grown along parallel but rarely intersecting tracks. Computational researchers concentrate on algorithms, pedagogues refine teaching methods, and sociologists examine cultural contexts, often without engaging one another's findings. This study responds to that problem. It aims to map how technological tools, pedagogical principles, and socio-cultural settings together shape contemporary Arabic language learning, with particular attention to pre-digital traditions such as those maintained in Indonesian Pesantren. The inquiry is urgent because a widening gap exists between the rapid advancement of Arabic learning technologies and the uneven readiness of institutions to adopt them in pedagogically sound and culturally appropriate ways. Two research questions guide the study. (1) What publication trends, geographical distributions, and methodological patterns characterise research on technology-enhanced Arabic language learning from 2020 to 2025? (2) What thematic clusters define this research landscape, and how are they connected? A systematic literature review was conducted under the PRISMA protocol. Scopus served as the primary database, with Google Scholar and Web of Science used for cross-validation. Fifty articles met the inclusion criteria. Two analytical procedures were applied in parallel. A qualitative thematic analysis was organised through the Watase Uake System, a coding framework that maps recurrent concepts into interconnected thematic nodes. A bibliometric analysis then tracked publication trends, journal-tier distribution, and keyword frequency. Results show a paradigm shift from instructor-led teaching toward digitally mediated Arabic learning ecosystems, with research concentrated in the Gulf region and a steadily growing presence from Southeast Asia. Two theoretical anchors dominate the field: Deep Learning for assistive technologies such as Arabic Sign Language recognition, and Self-Determination Theory for questions of learner motivation. Persistent challenges also surface, particularly the digital divide and cultural resistance. Pre-digital pedagogies such as the Muhadatsah method practised in Pesantren continue to shape how technology is received in non-Western contexts.