Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN SEKOLAH RAMAH ANAK BERWAWASAN ANTI BULLYING, ANTI KEKERASAN SEKSUAL DAN ANTI NARKOBA BERBASIS KEMITRAAN GUNA MENDUKUNG PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN SEKOLAH SEHAT DI SMAN 9 BANDARLAMPUNG Tresiana, Novita; Duadji, Noverman; Fitri Meutia, Intan; Krisnawati, Linda; Nirwanto, Nirwanto; Elizarwati, Elizarwati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i1.470

Abstract

Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kalangan remaja dan pelajar seperti tidak pernah usai, mulai dari bullying, kekerasan sosial sampai dengan penyalahgunaan narkoba. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data bahwa sepanjang tahun 2022, setidaknya sudah terdapat lebih dari 226 kasus kekerasan fisik dan psikis, termasuk perundungan yang jumlahnya terus meningkat. Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia cukup juga tinggi. Penyebab adanya tren tersebut adalah banyak remaja yang terpengaruh lingkungan yang tidak sehat sehingga terlibat kepada pergaulan bebas. Pergaulan bebas dapat menyebabkan penyimpangan norma seperti kekerasan seksual, tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Salah satu upaya untuk mencegah dan menanggulangi pergaulan bebas adalah dengan pendidikan karakter. Maka dari itu tujuan PKM ini adalah mensosialisasi dan mendampingi para pelajar khususnya SMAN 9 Bandar Lampung untuk memahami bahayanya pergaulan di lingkungan yang sangat bebas. Kemudian sasaran dari kegiatan ini adalah siswa SMAN 9 Bandar Lampung. Pengabdian ini akan dilaksanakan dengan memberi pemahaman betapa bahayanya pergaulan bebas yang dapat menimbulkan penyimpangan norma seperti kekerasan seksual, tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga memberi pelatihan bagaimana siswa SMA dapat menanamkan nilai dan karakter pancasila pada diri masing-masing. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengisi kuesioner (tes angket). PKM ini melakukan pre-test dan post test.
PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI INDIKATOR KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH (PENERAPAN DI KELURAHAN GEDUNG AIR BANDAR LAMPUNG) Puspita Sari, Devi; Septiana, Ita Fauzia; Putri, Reza Kurnia; Tresiana, Novita; Duadji, Noverman; Krisnawati, Linda; Nirwanto, Nirwanto; Elizarwati, Elizarwati
BEGAWI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 - No. 2 Tahun 2023
Publisher : Faculty of Economics and Business Lampung University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/begawi.v1i2.24

Abstract

Participation is the participation of a person or group of people in an activity. Participation is an empowerment program that should cover the entire process from start to finish. The methods used in the implementation of community service are: 1) observation and planning stage, 2) implementation stage, 3) evaluation stage. The purpose of this service is that it is hoped that the establishment of a waste bank can be beneficial for improving the community's economy, cleanliness and ecological benefits that require community support so that the waste bank program can be implemented optimally which will have an economic impact as compost or fertilizer which can provide opportunities for the community to work through waste empowerment. The results of this dedication show that waste management through the waste bank program in the Gedong Air sub-district, Bandar Lampung city, has been very positively received by the community and school students in the vicinity. However, there are still obstacles such as low community participation in the program. Therefore, it is necessary to socialize waste banks regularly to increase public understanding and awareness of the importance of waste management.